Akikah: Faedah dan hikmah

Islam untuk Pemula Sanak
Pilihan oleh Sanak
Akikah: Faedah dan hikmah
Akikah: Faedah dan hikmah © Antoni Halim | Dreamstime.com

Akikah adalah penyembelihan hewan ternak kambing sebagai pernyataan syukur orang tua atas kelahiran anaknya, lazimnya dilaksanakan pada hari ketujuh.

Dalam syariat Islam, hukum Akikah (Aqiqah) menurut jumhur ulama adalah sunah muakkad untuk ditunaikan orang tua (menjadi wajib bila dinazarkan sebelumnya). Dua ekor kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor kambing jika anak perempuan.

Anjuran Akikah

Menurut Ibnu Qoyyim, Akikah dengan menyembelih kambing lebih utama dari sedekah, berapapun besarnya. Sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari sahabat Salman bin Amir Adhdhabbi r.a:

“Setiap bayi memiliki hak Akikah, maka alirkanlah darah (sembelihlah hewan akikah) baginya dan hilangkanlah gangguan (rambut) darinya.”

Senada dengan hadis tersebut, Imam Ibnu Majah, Imam Abi Daud, Imam Attirmizi, dan Imam Annasai meriwayatkan dengan redaksi berbeda dari sahabat Samurah bin Jundub, Rasulullah SAW bersabda:

“Setiap bayi tergadai oleh akikahnya, disembelihkan kambing untuknya pada hari ketujuh, dicukur rambutnya dan diberi nama.”

Imam Ahmad berkata bahwa syafaat anak kepada orang tua tergadai oleh akikahnya. Begitu juga Atha’ bin Abi Rabah mengemukakan hal yang sama bahwa maksud tergadai adalah orang tua terhalang dari syafaat anaknya.

Masih banyak lagi hadis tentang akikah ini, yang menunjukkan anjuran yang bersangatan untuk melaksanakannya. Setelah disembelih, sebagian dari daging kambing dimakan bersama keluarga dan sebagian lainnya dibagi-bagi kepada jiran tetangga.

Faedah dan hikmah akikah

Terdapat beberapa faedah dan hikmah akikah, diantaranya:

  • Menyampaikan berita gembira tentang kehadiran anak, yang secara tidak langsung memberitahu kepada khalayak tentang nasab atau garis keturunan. Hal ini akan meminimalisir sangkaan buruk terhadap status anak
  • Dengan berakikah, orang muslim diajarkan untuk bersikap murah hati dan dermawan
  • Akikah adalah kebaikan dan ketundukan. Sebab kemauan orang tua untuk berkurban di jalan Allah SWT seperti yang dilakukan Nabi Ibrahim a.s ketika mengorbankan anaknya Ismail a.s. Sang anak akan mendapat manfaat dari pengorbanan orang tuanya itu dengan doa kebaikan yang akan menyertainya hingga dewasa
  • Melepas status anak yang masih tergadai, karena anak tergadai dengan akikahnya

Ketika bayi lahir ke dunia, setan akan menganggunya. Karena bahaya yang mengancam anak seperti itu, maka Allah SWT menganjurkan kepada orang tua untuk melepaskan jeratan setan dengan memberikan tebusan atau akikah.

Semoga Allah Taala melindungi anak-anak kita dari gangguan dan godaan setan yang terkutuk.