Alam semesta tercipta!

Islam untuk Pemula 05 Apr 2021 Sanak
Terbaru oleh Sanak
Alam semesta tercipta!
Alam semesta tercipta! © Sasanka7 | Dreamstime.com

Dalam serangkaian percobaan, pengamatan, dan perhitungan, para ilmuwan memastikan bahwa alam semesta mengembang. Titik awal pengembangan ini dari titik tunggal raksasa yang kemudian meledak atau disebut big bang.

Ternyata teori tersebut telah dijelaskan di dalam al-Quran empat belas abad yang lalu. Allah SWT berfirman:

“Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwa langit dan bumi keduanya dahulu menyatu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya; dan Kami jadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari air; maka mengapa mereka tidak beriman?”

(Surah al-Anbiya’, ayat 30)

Fase penciptaan alam semesta

Lantas bagaimana proses penciptaan alam semesta beserta isinya? Al-Quran pun sudah menjelaskannya.

“Allah-lah yang menciptakan langit dan bumi. Serta sesuatu yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas Arsy …”

(Surah Assajadah, ayat 4)

Ayat di atas menegaskan bahwa Allah Taala menciptakan langit dan bumi serta segala sesuatu yang ada di dalamnya dalam enam hari. Para ulama berbeda pendapat tentang tafsiran enam hari ini.

Tetapi sebagian besar mufassir menerangkan bahwa enam hari diartikan enam tahapan atau proses. Jika ditelaah lebih lanjut, enam tahapan tersebut dapat diurai sebagai fase-fase berikut.

Enam tahapan fase-fase penciptaan langit dan bumi

Pertama, alam semesta pada mulanya adalah gumpalan awan yang pekat. Kemudian terjadi ledakan besar (Big Bang) seperti dijelaskan dalam surah Alanbiya’ di atas.

Kedua, proses pembentukan langit. Langit bukanlah kubah biru sabagaimana yang kita lihat, tetapi meliputi seluruh benda-benda angkasa yang ada di atas sana.

Ketiga, proses penciptaan tata surya, termasuk bumi yang kita tempati. Anggota tata surya tercipta dari debu-debu antar bintang yang dingin, kemudian memanas karena pancaran cahaya dan angin matahari yang terus berotasi.

Keempat, peluruhan unsur-unsur radioaktif di bawah permukaan bumi akibat pemanasan dari dalam. Hal ini menyebabkan leburnya apapun yang ada di dalamnya kemudian menjadi lava gunung merapi.

Kelima, fenomena cuaca berupa siklus awan dan halilintar akibat pemanasan dari sinar matahari. Siklus awan yang berakhir dan bermula di laut ini mengakibatkan cadangan air melimpah yang memungkinkan terciptanya senyawa organik pertama.

Fase keenam, terbentuknya kehidupan di bumi setelah makhluk bersel satu dari tumbuh-tumbuhan berkembang. Pada masa ini pula proses geologis yang menyebabkan pergeseran lempeng bumi sehingga terbentuk muka bumi seperti sekarang.

Kesimpulan yang didapat dari uraian di atas adalah keseluruhan alam semesta beserta isinya merupakan hasil dari ledakan besar. Berdasarkan uraian tersebut, informasi yang disampaikan aluran selaras dengan ilmu pengetahuan modern.