Amalan pemuda ahli Surga

Amalan pemuda ahli Surga © Ilham Saputra | Dreamstime.com

Pada suatu hari, ketika Nabi Muhammad SAW sedang duduk bersama para sahabatnya, tiba-tiba Baginda berujar: “Sebentar lagi akan datang seorang pemuda ahli Surga.” Para sahabat pun saling berpandangan dan tak lama kemudian datanglah seorang pemuda dengan pakaian dan penampilan biasa-biasa saja.

Pada kesempatan lain, ketika sedang berkumpul dengan para sahabatnya, Rasulullah SAW kembali berkata: “Sebentar lagi kalian akan melihat seorang pemuda ahli Surga.” Pemuda yang pernah beliau sampaikan sehari yang lalu datang lagi dalam keadaan yang sama. Hal ini membuat para sahabat yang berkumpul terheran-heran siapakah sebenarnya orang itu?

Kali ketiga Rasulullah SAW juga menyampaikan ungkapan yang sama tentangnya. Hal itu menjadikan Abdullah bin Amru r.a penasaran amalan apa yang membuat laki-laki Ansor itu menjadi ahli Surga. Abdullah bin Amru pun menyelidiki. Dengan alasan sedang berselisih faham  dengan ayahnya, ia pun minta izin kepada pemuda tersebut untuk menginap beberapa malam. Setelah izin diberikan, Abdulah bin Amru punya kesempatan mengamati apa amal lelaki tersebut.

Selama tiga hari berturut-turut ABdullah bin Amru r.a tinggal di sana. Namun, ia tidak menjumpai orang itu melaksanakan salat tahajud atau amalan-amalan istimewa lainnya. Amalannya sehari-hari seperti kebanyakan orang. Memang, ia tidak pernah sekalipun mendengar orang itu mengucapkan perkataan yang tak baik. Setelah malam ketiga berlalu, Abdullah bin Amru r.a semakin heran karena tidak menemui amalan istimewa dari orang itu.

Keesokan harinya, saat hendak permisi, ia berkata kepada lelaki tersebut secara terus terang, “Wahai hamba Allah SWT, ketahuilah, sebenarnya antara aku dan ayahku tidak terjadi perselisihan dan aku pun tidak berjanji untuk tidak menemuinya selama tiga hari. Aku hanya ingin tinggal di rumahmu karena aku mendengar Nabi Muhammad SAW pernah berkata selama tiga hari berturut-turut, akan muncul di antara kami seorang ahli Surga.”

Orang itu terus mendengarkan. Abdullah bin Amru r.a melanjutkan penjelasannya, “Dan selama itu pula yang muncul di hadapan kami adalah dirimu. Karena itu, aku ingin tahu lebih dekat mengetahui, apa amalan yang engkau lakukan sehingga Rasulullah SAW mengatakan demikian. Namun, terus terang saja, selama tiga hari aku di sini tidak pernah kulihat engkau melakukan amalan yang istimewa.”

“Sebenarnya apa rahasia amalanmu yang membuat Rasulullah SAW mengatakan bahwa engkau  ahli Surga?” tanya Abdullah bin Amru r.a  lagi. Orang itu berkata, “Ya, benar, amalanku adalah seperti yang kamu saksikan selama tiga hari ini.” Karena merasa yakin orang itu telah jujur, Ibnu Amru pun pamit. Namun, belum jauh dari rumahnya, orang itu  memanggilnya lagi.

“Benar, amalanku hanya yang engkau lihat. Hanya saja, aku tidak pernah berbuat curang kepada seorang pun, baik kepada Muslimin ataupun selainnya. Aku juga tidak pernah iri ataupun hasad kepada seseorang atas karunia yang telah  diberikan Allah SWT kepadanya,” kata laki-laki tersebut. Menurut Abdullah bin Amru r.a, mungkin inilah yang membuatnya mendapatkan nikmat dari Allah sebagai calon penghuni Surga.