Anak dan berbakti kepada orang tua

dreamstime_s_174331287
Memuliakan orang tua © Paulus Rusyanto | Dreamstime.com

Orang tua ialah dua insan yang tidak pernah putus kasih sayang kepada anaknya. Jika mereka marah, itu bagian dari tanda sayangnya. Jika mereka tersenyum itu berkah untuk anaknya.

Motivator Ippho Santosa bilang: “Berbakti membawa berkah, durhaka membawa petaka.” Orang tua yang mengasuh, merawat, membesar sejak kecil. Mereka akan tersenyum melihat anaknya bahagia dan bersedih jika melihat anaknya sengsara.

Begitulah cinta kasih orang tua kepada anaknya, maka berbakti dengan memuliakan orang tua merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap anak. Berbakti kepada orang tua seperti bersikap patuh, menghormati, meringankan beban orang tua, bersikap baik, mengabdikan diri dan membahagiakan orang tua.

Allah SWT berfirman: “Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandung  dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan.

Sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri”. (Quran surah al-Ahqaf : 15)

Perintah untuk berbakti seringkali disandingkan dengan perintah untuk taat kepada Allah SWT dalam al-Quran, surah an-Nisa’ : 36, surah al-Baqarah : 83. Termasuk dosa di antara dosa besar jika seorang anak durhaka kepada orang tuanya.

Bahkan Nabi Muhammad SAW menggarisbawahi bahwa: “Rida Allah SWT terletak pada rida orang tua, dan murka Allah terdapat pada murka kedua orang tuanya”. (Hadis riwayat Bukhari, Muslim, dan lain lain melalui Abdullah Ibn Mas’ud)

Sebagai anak, teruslah berusaha untuk menjadi anak yang baik. Kesalahan di sana sini tentu sering dilakukan dengan orang tua. Minta maaflah ketika salah dan berusaha untuk tidak mengulanginya lagi. Anak yang berbakti kepada orang tuanya akan mendapatkan kelapangan hidup, kemudahan hidup dan kebahagiaan hidup. Dengan berbakti dan menyenangkan hati orang tua itu sama halnya menyenangkan Allah SWT.

Orang tua selalu membanggakan anaknya, namun apakah anak membanggakan orang tuanya?

orang tua selalu mendoakan anaknya, namun apakah anaknya mendoakan orang tuanya?

Orang tua selalu menjaga anaknya, apakah anak menjaga orang tuanya?

Orang tua selalu berusaha membahagiakan anaknya, namun apakah anak berusaha membahagiakan orang tuanya?

Pertanyaan-pertanyaan seperti di atas perlu menjadi renungan bagi setiap anak, guna memperbaiki masa depan. Terlebih lagi ibu, seorang yang bertarung antara hidup dan mati untuk melahirkan anaknya, kemudian merawat, mengasuh, menyusui.

Pantas saja Nabi Muhammad SAW bersabda ‘Ibumu, ibumu, ibumu, barulah bapakmu’. Rupanya kasih sayang ibu selalu lebih nampak kepada anaknya. Semoga kita termasuk anak yang berbakti kepada kedua orang tua.