Bagaimana alam berzikir kepada Allah SWT

Lingkungan Hidup 29 Mar 2021 Kkartika Sustry
Opini oleh Kkartika Sustry
Bagaimana alam berzikir kepada Allah SWT
Bagaimana alam berzikir kepada Allah SWT © James Steidl | Dreamstime.com

Manusia diciptakan Allah SWT tidak lain untuk beribadah kepada-Nya. Ibadah dengan sebaik-baik amal yang dikerjakan sehingga bisa menjadi manusia beruntung dengan mendapat gelar bertaqwa di mata Allah.

Namun, kadang kala kita luput dari perhatian bahwa setiap yang Allah Taala ciptakan memiliki alasan tersendiri dan semata-mata untuk tunduk kepada Allah.

Alam berzikir kepada Allah SWT

Tidak terkecuali seekor semutpun tugasnya yang mengerumuni gula merupakan bentuk tunduk dan patuh kepada Allah SWT. Lantas tidakkah kita senantiasa bersyukur kepada Allah atas apa yang telah diberikan selama menjalani kehidupan di dunia ini?

Oleh karena itu, ambil kesempatan yang masih ada untuk selalu memperbaiki diri dan mengingat Allah Taala agar terhindar dari golongan yang merugi.

Allah SWT berfiman dalam kitab-Nya:

“ Tidaklah kamu tahu bahwasanya Allah: kepada-Nya bertasbih apa yang ada di langit dan bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) sembahyang dan tasbihnya, dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.”

(Quran surah An-Nur, ayat 41)

Ayat ini menegaskan bahwa setiap ciptaan-Nya baik yang ada di bumi maupun di langit, semuanya bertasbih dan berzikir kepada Allah Taala.

Coba kita perhatikan daun yang jatuh dari pohon. Yang seolah-olah benda mati, namun sejatinya ialah benda yang senantiasa bertasbih kepada Allah SWT. Ia tumbuh dan bergerak hingga menjadi besar dan layu lalu jatuh ke bumi. Itulah bentuk tasbihnya kepada Allah.

Berbuat kebaikan dan berzikir setiap waktu

Alam semesta ini milik Allah Taala, dengan demikian semuanya berjalan dan bertasbih sesuai cara masing-masing. Langit, gunung, air, udara, pepohonan dan daun semunya bertasbih kepada Allah.

Kita tidak paham bahwa bila gunung meletus, itu bentuk ibadahnya kepada Allah SWT. Ia bertasbih dan berzikir melalui caranya dengan mengeluarkan isi perutnya dan demikian itu caranya beribadah tugas.

Begitupun air yang mengalir dari atas ke bawah atau air beriak dan bergelombang bahkan berombak sebagai bentuk zikir dan tasbihnya kepada Allah Taala, meski seperti tak terlihat.

Masih banyak lagi contoh yang ada di alam ini bertasbih dan berzikir kepada Allah SWT. Sebenarnya, hal tersebut mengajak kita untuk senantiasa bercermin bahwa ciptaan Allah yang tidak terlihatpun bertasbih dan berzikir kepada-Nya.

Oleh karena itu, semoga kita selalu saling mengingatkan untuk saling berbuat kebaikan dan berzikir kepada Allah Taala dalam setiap waktu.