Bagaimana cara memanfaatkan bulan Ramadan sebaik mungkin?

Islam untuk Pemula Asna Marsono
Opini oleh Asna Marsono
Bagaimana cara memanfaatkan bulan Ramadan sebaik mungkin?
Bagaimana cara memanfaatkan bulan Ramadan sebaik mungkin? © Fajri Hidayat | Dreamstime.com

Setiap orang harus berusaha sebaik mungkin untuk memanfaatkan setiap momen bulan suci Ramadan. Karena Ramadan adalah musimnya ibadah. Bahkan dalam situasi pandemi seperti ini cobalah untuk menikmati Ramadan dengan sepenuh hati.

Berikut ini adalah beberapa tindakan khusus untuk membuat Ramadan menyenangkan:

Nikmati Ramadan dengan puasa

Puasa adalah salah satu dari lima rukun Islam. Dan wajib berpuasa di bulan Ramadan. Allah SWT berfirman:

“Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Quran, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah.”

(Quran surah al-Baqarah, 2 ayat 185)

Makan Sahur: Rasulullah SAW bersabda:

“Jangan kamu meninggalkan makan sahur, walaupun ada di antara kamu yang minum seteguk air. Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang makan sahur,”

(Hadis riwayat Ahmad dari Abu Sa’id r.a)

Buka puasa: Ketika telah dikumandangkan adzan Maghrib, berbuka puasa segera setelah waktunya. Tidak baik menunda buka puasa tanpa alasan. Adalah sunnah untuk memulai buka puasa dengan kurma.

Mengenai buka puasa, telah diriwayatkan dalam hadis:

“Apabila salah seorang di antara kalian berbuka, hendaklah berbuka dengan kurma, karena dia adalah berkah, apabila tidak mendapatkan kurma maka berbukalah dengan air karena dia adalah bersih.”

(Hadis riwayat Tirmidzi dan Abu Dawud)

Nikmati Ramadan dengan Qiyam Al-Lail

Kata Qiyam Al-Lail berarti doa malam. Keutamaan khusus Qiyamul Lail di bulan Ramadan telah diriwayatkan dalam hadis tersebut. Salat Tarawih termasuk dalam Qiyamul Lail dan melaksanakannya adalah salah satu sunnah di bulan suci ini.

Telah diriwayatkan dalam hadis:

“Barang siapa yang mendirikan (Qiyamul Lail) pada bulan Ramadan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

(Hadis riwayat Bukhari)

Sama seperti salat Tarawih termasuk dalam Qiyamul Lail, begitu juga Tahajjud pada malam terakhir yang termasuk dalam Qiyamul Lail. Oleh karena itu, setiap orang harus mengembangkan kebiasaan melakukan Tarawih dan Tahajjud secara rutin di bulan Ramadan.

Bacaan Al Quran

Bulan Ramadan adalah bulan wahyunya Al-Quran. Dan karena pahala untuk setiap tindakan ibadah ditingkatkan 70 kali lipat di bulan Ramadan, sangat penting bagi setiap muslim untuk membaca dan menyelesaikan Al-Quran sebanyak mungkin di bulan ini.

Rasulullah SAW bersabda:

“Puasa dan Al-Quran akan memberi syafaat bagi manusia pada hari kiamat.”

(Hadis riwayat Ahmad)

I’tikaf

Mencoba melakukan lebih banyak perbuatan baik di bulan Ramadan adalah sebuah keharusan bagi setiap muslim, terutama dalam separuh terakhir bulan Ramadan.

“Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa beri’tikaf di sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadan hingga beliau diwafatkan oleh Allah. Lalu istri-istri beliau beri’tikaf setelah beliau wafat.”

(HR. Bukhari, 2026 dan Muslim, 1172)

Pertobatan dan Pengampunan: Wajib bagi orang yang beriman untuk selalu bertobat, terutama di bulan ini. Karena di bulan ini ada lingkungan yang menguntungkan untuk pengampunan dosa-dosa. Setan dirantai dan tak terhitung jumlahnya orang dibebaskan dari neraka.

Itulah sebabnya Rasulullah SAW berkata, “Barangsiapa tidak mendapatkan dosa-dosanya diampuni bahkan setelah bulan Ramadan, biarkan dahinya berubah menjadi abu-abu dengan debu.”

Mencari Lailatul Qadar

Ada malam di bulan Ramadan yang lebih baik dari seribu bulan. Malam yang mulia ini disebut Lailatul Qadar. Kitab Suci Al-Quran menyatakan:

“Malam Lailatul Qadr lebih baik dari seribu bulan.”

(Quran surah al-Qadr, 97 ayat 4)

Mencapai Taqwa

Taqwa adalah kualitas yang menjauhkan hamba dari segala dosa karena takut kepada Allah dan memaksanya untuk mematuhi perintah-perintah-Nya. Dan Ramadan adalah bulan di mana sangat mudah untuk memperoleh kualitas taqwa.

Allah SWT berfirman kepada orang-orang mukmin:

“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

(Quran surah al-Baqarah, 2 ayat 183)

Memberikan Fitrah

Dalam rangka menebus kekurangan puasa, sebuah tindakan bernama Fitrah telah diberikan bulan ini. Yang harus diberikan kepada semua orang. Diriwayatkan Abdullah bin Umar r.a:

“Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah dengan satu sho’ kurma atau satu sho’ gandum bagi hamba dan yang merdeka, bagi laki-laki dan perempuan, bagi anak-anak dan orang dewasa dari kaum muslimin. Beliau memerintahkan agar zakat tersebut ditunaikan sebelum manusia berangkat menuju salat ‘ied.”

(Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)

Enjoy Ali Huda! Exclusive for your kids.