Pendapat 15-Jun-2020

Bagaimana politik dilihat dari perspektif Islam 

Muhammad Aslam
Kolumnis Kontributor
Islam dan ilmu politik © (null) (null) | Dreamstime.com

Politik sebenarnya adalah sebuah proses dalam hal pembentukan dan juga untuk proses pembagian kekuasaan dalam lingkungan masyarakat. Yang mana, ini nantinya bisa berwujud berupa proses dalam pembuatan keputusan yang secara khususnya ada di dalam negara. Selain itu, sebenarnya politik juga bisa diartikan sebagai salah satu bentuk seni untuk bisa mendapatkan kekuasaan dengan cara konstitusional ataupun tidak. Dalam berpolitik sebenarnya ada beberapa konteks yang menjadi kuncinya. Beberapa diantaranya adalah konsep dalam berpolitik, sistem dalam politik, partisipasi dalam politik, proses hingga parti dalam politik adalah bagiannya.

Dan begitu juga dalam Islam, umat Muslim dalam agama Islam saat mendefinisikan politik sebenarnya sama sekali tidak berbeda jauh dengan definisi politik secara umum. Namun biasanya semua sumbernya berasal dari Al Quran dan juga Hadis. Sehingga apapun yang dibahas akan melibatkan kitab suci Al Quran dan Hadis sebagai salah satu sumber utamanya.

Selain itu, sebenarnya ada beberapa hukum-hukum yang dibicarakan atau biasanya disebut dengan syariat islam dan biasanya kepala negara jika menggunakan hukum ini harus melakukan konsultasi terlebih dahulu mengenai permasalahan yang terjadi.

Sehingga politik dalam pandangan Islam saat belajar ilmu hukum Islam maka sebenarnya bukan dari barat yang mencetuskan adanya negara modern. Namun jauh dari itu, semuanya berasal dari Madinah di mana ini ditandai dengan berdirinya sebuah kota Madinah yang sebenarnya memiliki nama asli Yatsrib. Dan di mana Rasulullah SAW sendiri menyatukan kaum Muhajirin dan Anshor dengan menggunakan suatu perjanjian yang mana perjanjian ini sering disebut dengan Piagam Madinah.

Seperti informasi tersebut, maka politik dalam Islam sangat dianjurkan dan sangat diwajibkan sesuai dengan ajaran dari syariat Islam, di mana tujuannya untuk bisa memperbaiki akhlak dari manusia dengan cara mengenalkan agama dalam berpolitik.

Dalam sejarah juga dijelaskan, Rasulullah SAW dan para sahabat sendiri memberikan bukti agama Islam memang memiliki otoritas yang cukup tinggi terhadap politik. Dan salah satu yang menjadi bukti sejarahnya politik adalah adanya khalifah. Saat akan mengangkat khalifah, maka para sahabat akan memberikan syarat agar mereka bisa memegang teguh Al Quran dan As Sunnah. Karena politik sendiri sebenarnya tidak bisa dipisahkan dengan agama sehingga pengangkatan khalifah di zaman itu dilakukan dengan banyak pertimbangan sehingga mendapatkan pilihan terbaiknya.

Jadi ini bisa menjadi salah satu bukti jika eksistensi politik sendiri memang sudah ada sejak jaman Rasulullah SAW, dan bahkan jauh dari semuanya politik sendiri juga sudah ada sejak manusia sudah mengerti mengenai pemimpin, dan memimpin dan pada saat itulah politik sudah dibentuk. Namun, untuk saat ini ada banyak sekali masyarakat yang anti dengan politik. Alasan karena dalam pandangan masyarakat, politik sendiri dianggap sebagai salah satu yang berbau kebusukan, kelicikan dan pandangan yang sangat negatif.

Hal ini sendiri terbentuk bukan karena tidak ada alasan, namun ini melihat ada banyak penguasa muslim yang tidak konsisten dalam melaksanakan tugasnya di atas hukum dan etika yang sudah ada. Hal ini akhirnya membuat mereka menetapkan peraturan yang lebih menyimpang dari ajaran Islam yang ada. Ada banyak orang yang beragama Islam sendiri tidak sepakat dengan adanya politik dalam Islam. Namun sebagai Muslim, memang harus cerdas dan bisa memahami betapa pentingnya berpolitik namun harus berlandaskan dengan gerakan Islam yang secara kultural dan struktural.

Artikel terkait
Pendapat
Pendapat 06-Jul-2020
Muhammad Aslam
Kolumnis

Dalam agama Islam, siwak memang kaya manfaat. Bahkan menurut beberapa penelitian biji siwak bisa diolah menjadi minyak esensial pereda nyeri reumatik. Batang pohonnya juga bisa dimanfaatkan dalam pembuatan lilin aromaterapi dan sabun mandi.

Terus Terus
Pendapat
Pendapat 12-Agu-2020
Bayu RI
Kolumnis

Setiap orang yang menunaikan ibadah haji, selain ingin menjalankan kewajiban rukun Islam, juga berharap agar bisa mendapatkan haji yang mabrur. Karena haji yang mabrur ganjarannya adalah Surga. Upaya untuk menggapai Haji Mabrur harus diawali dengan meluruskan niat, menyiapkan bekal yang baik yang terjaga kehalalannya serta menyiapkan ruhiyah.

Terus Terus
Pendapat
Pendapat 01-Jul-2020
Taufiq Sugeng
Kolumnis

Memiliki badan yang sehat tentunya harapan bagi setiap orang. Hal ini dikarenakan kesehatan sangatlah memiliki peran penting bagi kehidupan manusia. Oleh karena itu, menjaga setiap manusia wajib menjaga kesehatannya, baik anak-anak, remaja, atau dewasa. Sama seperti dengan Rasulullah SAW yang selalu menerapkan gaya hidup sehat.

Terus Terus
Pendapat
Pendapat 25-Jun-2020
Muhammad Walidin
Kolumnis

Terhadap fenomena ini penulis teringat hadis Nabi Muhammad SAW bahwa persaudaraan muslim itu ibarat satu tubuh, bila satu anggota sakit, maka seluruh badan juga turut merasa sakit. Bila pandemi kita anggap sebagai ujian iman, kita harus melipatgandakan potensi rahmah terhadap sesama yang kita coba bangun selama ini.

Terus Terus