Bentuk amal sedekah yang banyak dan balasan Allah SWT

dreamstime_s_176671622
Bentuk amal sedekah yang banyak dan balasan Allah SWT © Antoni Halim | Dreamstime.com

Terdapat banyak ciri orang yang bertakwa kepada Allah SWT, satu di antaranya adalah orang-orang yang gemar bersedekah di kala lapang dan sempit (lihat surah Al-i Imran : 134). Sedekah juga merupakan ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Bahkan, belum dikatakan sempurna kebaikan seseorang jika belum mampu untuk menafkahkan harta yang ia cintai di jalan Allah SWT. Ada banyak sekali fadilat atau keutamaan dari bersedekah, mulai dari balasan amal saleh yang turun langsung dari langit hingga pada dampak hubungan sosial dalam masyarakat.

Bagi mereka yang tidak beriman, maka akan teramat sulit untuk melakukan amalan sedekah. Bagaimana tidak, harta yang dicari siang dan malam dengan bersusah payah, berpikir setiap hari untuk mendapatkan harta. Lalu, kita diperintahkan untuk membantu yang lemah, membantu kegiatan amal saleh, dan membantu sanak famili dengan harta itu. Ini akan teramat berat bagi mereka yang tidak memiliki cukup iman kepada Allah SWT.

Memang benar bahwa sedekah bukan hanya dalam bentuk harta (uang atau emas). Namun ada banyak sekali bentuk sedekah seperti sedekah dalam bentuk salam, sedekah dalam bentuk amar makruf nahi munkar, sedekah dengan senyuman, sedekah memberi pertolongan, dan lain sebagainya. Tentu, semua bentuk sedekah itu adalah kebaikan di sisi Allah SWT.

Namun sedekah dengan uang atau harta itu sangat dibutuhkan di sekeliling kita. Banyak orang-orang miskin yang membutuhkan uluran tangan kita, mereka yang mencari rezeki hari ini untuk makan hari ini, mereka yang sedang dalam kesusahan ekonomi, mereka yang hidup di bawah garis kemiskinan, dan lain sebagainya. Mereka semua membutuhkan perhatian bagi kita yang berkecukupan rezeki.

Tampaknya, bagi sebagian orang sedekah dengan harta benda (uang atau emas) akan terasa berat. Padahal dengan bersedekah itu sama sekali tidak mengurangi harta, justru akan bertambah, bertambah dan bertambah(HR Tirmizi), kemudian Allah SWT akan mengganti apa saja yang disedekahkan itu “Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya.”(Quran, surah Saba’ : 32). Ini menjadi bukti bahwa sedekah itu berbalas.

Bukan hanya itu, dalam berbagai ayat ayat al-Quran ada banyak sekali ayat yang menjelaskan tentang sedekah. Seperti dalam al-Quran, surah Al-An’am, ayat 160: “Barangsiapa membawa amal yang baik maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya.”

Indah sekali al-Quran memberi perumpamaan kepada mereka yang gemar bersedekah, harta yang mereka sedekahkan di jalan Allah SWT seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir dan setiap butir seratus biji (lihat surah Al-Baqarah : 261).

Ini menjelaskan bahwa setiap sedekah akan diganti 700 kali lipat. Kemudian perumpamaan lainnya, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka hujan gerimis pun memadai (lihat surah Al-Baqarah : 265).

Perumpamaan orang bersedekah dengan tulus sedekahnya selalu berbuah dengan buah yang baik. Begitulah balasan sedekah selalu lebih besar dan lebih banyak. Ini memotivasi kita untuk tidak ragu bersedekah kepada siapapun yang membutuhkan. Semua ini dilakukan oleh setiap Muslim bertujuan untuk mencari rida Allah SWT dan mengendalikan nafsu kita.