Berbagi makan dengan orang miskin

Makanan Umri 20-Okt-2020
dreamstime_s_119032153
Berbagi makan dengan orang miskin © Todsaporn Bunmuen | Dreamstime.com

Makan merupakan kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia, aktifitas makan dan minum dilakukan manusia setiap hari secara berulang-ulang. Kaya dan miskin semua makan, pejabat dan rakyat butuh makan, kecil besar juga makan.

Fungsi dasar makan ialah untuk tetap bertahan hidup. Namun, belakangan banyak yang salah mengartikannya, makan untuk hidup bukan hidup untuk makan. Ada banyak kegiatan yang lebih bermanfaat dalam hidup yang lebih berarti dari makan.

Bagi orang kaya makan bukanlah urusan yang sulit. Mereka bisa memilih makan dengan ratusan menu setiap hari. Memilih rumah makan yang mewah sekalipun mereka mampu. Banyak sumber uang yang masuk ke kantong mereka dan banyak juga tabungan yang mereka miliki.

Mencari makan untuk bertahan hidup

Namun, berbanding terbalik dengan orang miskin, mereka yang bekerja hari ini untuk makan hari ini juga. Tabungan tidak ada, anak istri mereka menunggu di rumah menanti makanan yang datang dari suami.

Orang miskin mencari makan untuk bertahan hidup, ini tidaklah mudah. Tangisan dan air mata mereka, hati yang cemas berfikir besok bisa makan atau tidak, melihat anak-anak dan istri mereka dengan penuh rasa sedih mendalam.

Berdoa berharap tuhan datang memberikan rezeki berlimpah kepada mereka. Kondisi seperti ini harus diketahui oleh pemerintah, orang kaya dan orang mampu di sekeliling mereka.

Islam memberi perhatian khusus untuk kondisi ini, ayat-ayat al-Quran yang membahas tentang infak, sedekah, zakat selalu mengarah kepada membantu orang miskin. Secara khusus misalkan kata ‘Miskin’ di dalam al-Quran di ulang sebanyak 33 kali.

21 diantaranya menjelaskan bahwa orang miskin adalah orang yang berhak dibantu kehidupan ekonominya. Silakan lihat al-Quran surah al-Baqarah, ayat 83, 177, 184 dan 215; an-Nisa, ayat 8 dan 36; at-Taubah, ayat 60; al-Haqqah, ayat 34; al-Ma’un, ayat 3 dan sebagainya.

Perintah untuk berbagi dengan mereka yang miskin

Orang yang memiliki kelebihan harta sangat diperintahkan untuk berbagi dengan mereka yang miskin, sebab bukanlah keinginan mereka menjadi miskin. Bisa jadi mereka adalah ujian bagi anda yang kaya. Bukankah satu dengan yang lain adalah ujian dari Allah SWT? Firman-Nya:

“Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelummu, melainkan mereka sungguh memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar. dan Kami jadikan sebagian kamu cobaan bagi sebagian yang lain. maukah kamu bersabar? dan adalah Tuhanmu Maha melihat.”

(Al-Quran, surah al-Furqan, ayat 20)

Orang kaya ujian bagi orang miskin untuk bersabar, orang miskin ujian bagi orang kaya untuk bersyukur. Kaya tidak bisa disebut kaya jika tidak ada orang miskin. Maka hendaklah berbagi makan untuk orang miskin, tindakan ini akan membuat hati mereka sangat bahagia.

Sudah menjadi akhlak yang terpuji untuk saling memperhatikan antara satu dengan yang lainnya. Sungguh berdosa jika dalam satu kampung ada tetangga yang tidur dalam keadaan kelaparan sebab tidak ada sesuatu yang bisa dimakan, namun di dalam rumah anda terdapat banyak makanan.

Rasulullah mengajarkan untuk makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum kenyang, jika ada kelebihan rezeki berbagilah kepada orang miskin di sekelilingmu. Niscaya hidup akan lebih bahagia dan diberkahi oleh Allah SWT.