Berkah kehidupan dan gaji besar

Kehidupan Kkartika Sustry 21-Nov-2020
dreamstime_s_59798332
Berkah kehidupan dan gaji besar © - Dreamstime.com

Pernah mendengar kalimat seperti ini: ‘Punya gaji besar tetapi masih saja merasa kurang, atau alhamdulillah gaji pas-pasan tapi cukup buat hidup.’ Nah, hemat penulis bahwa ketika kita punya gaji terlepas itu kecil atau besar, yang harus diingat adalah kita pernah merenungi apa yang telah kita dapatkan.

Apa yang telah kita kerjakan untuk usaha yang sedang kita tekuni. Maka akan menjadi hal terpenting esensi dari berkah dari hasil perkerjaan kita. Hadis Rasulullah SAW:

“Allah menyukai seorang pekerja kalau melakukan suatu pekerjaan agar melakukannya dengan baik (profesional).”

(HR. Abu Ya’la no 4386, Syu’aib  al-Iman, no 5312, Bab Akhlak)

Jalankan kewajiban seorang karyawan, akan hadir keberkahan

Maka dari itu, pertama yang kita lakukan adalah bukan menuntut hak untuk diberi secara penuh tetapi menjalankan kewajiban sebagai seorang karyawan dengan baik sehingga keberkahan akan hadir untuk kita.

Berkah tidak hanya berurusan dengan gaji besar tetapi bisa juga dimudahkan segala ururan kita terhadap kesulitan yang dihadapi atau ditingkatkan secara ekonomi melalui usaha kita yang lain.

Kebanyakan orang orang sejatinya menginginkan hidup berkah dan gaji besar. Meski demikian, kadang kita termasuk orang yang tidak bersyukur dengan apa yang dimiliki sehingga selalu merasa kekurangan.

Sudah punya gaji puluhan juta tetap saja merasa kurang. Oleh karena itu, agar hal tersebut tidak menghantui pola pikir kita, adalah perlu bagi kita untuk selalu mengatur keuangan dan menempatkan pada posisi yang benar.

Suatu kasus seorang pegawai yang bekerja di bidang lapangan terlihat banyak mengeluh dengan pekerjaannya yang terlalu susah. Dengan gaji yang kecil sehingga muncul penyakit hati, iri kepada seorang manajer yang hanya duduk manis saja tetapi memiliki gaji besar. Lantas yang terjadi karyawan tersebut tidak optimal dalam bekerja hingga gajipun tidak meningkat.

Berbeda dengan seorang manajer yang bersemangat bekerja alhasil gaji terus meningkat. Jika kita amati bahwa perkerjaan tersebut harus kita nikmati agar terasa keringat yang kita keluarkan dengan hasil yang sepadan.

Jika inginkan keberkahan, berdoalah kepada Allah SWT

Gaji berkah tentunya tidak hanya dilihat dari besar kecil yang kita dapatkan tetapi kemanfaatan dan batasan rezeki kepada kita. Kita tidak pernah tahu dari uang yang kita dapatkan ada hak orang lain. Yang demikian itu bisa menjadi pemicu tidak berkah jika kita tidak mensyukuri dengan baik.

Lalu pilih mana gaji besar atau berkah? tentu setiap orang mengingkan gaji besar dan berkah dalam hidupnya. Maka dari itu, jadilah manusia yang menikmati pekerjaan kita dengan baik, hindari kebiasaan mengeluh dan tidak pernah cukup.

Sebaliknya jika kita menginginkan keberkahan maka berdoalah kepada Allah SWT. Insya Allah, kita dapatkan hal-hal yang tidak kita sangka itulah yang disebut dengam berkah.

Ada seorang guru yang gajinya cuma 900k tetapi bisa menyelesaikan kuliah s2. Jika dihitung secara kasat mata tidak mungkin bisa menyelesaikan hal tersebut, tetapi dengan ketekunannya dalam bekerja Allah kasih berkah rezekinya lewat wasilah orang lain misal dengan beasiswa.

Hal ini tidak bisa kita lupakan, tetapi bukan berarti kita tidak dianjurkan untuk berusaha dan mendapat gaji besar tentu saja dianjurkan menjadi makmur dan kaya dalam Islam hanya saja lakukan sesuatu dengan baik dan sesuai yang diajarkan agama.

Gaji besar saja tetapi kita dapatkan dengan hasil mencuri waktu atau mendzolimi orang lain maka tidaklah berkah. Oleh karena itu, bijaklah dalam bekerja, baiklah dalam beramal agar apa yang kita dapatkan menjadi berkah.