Berserikat dan pertolongan Allah Taala

Islam 05 Mar 2021 Komiruddin
Opini oleh Komiruddin
Berserikat dan pertolongan Allah Taala
Berserikat dan pertolongan Allah Taala © Szefei | Dreamstime.com

Sesuai dengan tabiatnya, manusia adalah makhluk yang menyukai hidup berkelompok. Sehebat apapun seseorang, ia tak dapat hidup sendirian tanpa bantuan orang lain.

Sebab itu kerja sama atau berserikat adalah suatu keharusan, seperti berserikat dalam bisnis dan dakwah. Karena dengan itu suatu pekerjaan akan dapat lebih baik dan mendapatkan hasil yang berlipat ganda.

Berserikat dan pertolongan Allah Taala

Berserikat atau kerjasama dalam bidang apapun asal untuk kebaikan akan mendapatkan pertolongan Allah SWT selama tidak ada pengkhiatan di dalamnya.

Sabda Nabi Muhammad SAW dari Abu Hurairah r.a:

“Firman Allah: Saya adalah pihak ketiga dari dua orang yang berserikat selama seorang di antaranya tidak mengkhianati yang lain. Maka apabila berkhianat salah seorang di antara keduanya, saya keluar dari perserikatannya itu”

(Hadis riwayat Abu Daud, Hakim menshohihkannya)

Kata-kata ‘Firman Allah: Saya adalah pihak ketiga’ adalah isyarat kebersamaan Allah Taala dengan orang yang berserikat. Kebersamaan dalam arti memberikan pertolongan dan dukungan.

Dan itu berlaku selama para anggota tidak ada yang saling mengkhianati.

Menghilangkan berkah dan menjauhkan pertolongan

Allah SWT melarang berkhianat kepada Allah dan Rasul-Nya, juga mengkhianati amanat-amanat yang sudah dipikulkan. Sebab hal itu akan menghilangkan berkah dan menjauhkan dari pertolongan.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.”

(Quran surah al-Anfal, ayat 27)

Dan di antara bentuk pengkhianatan adalah tidak transfaran dalam pengelolahan aset bersama dan menyembunyikan (baca: tidak menyampaikan) hak-hak yang seharusnya didapatkan anggota.

Jadi, menghindarkan diri dari pengkhianatan adalah bentuk menjaga pertolongan dan dukungan Allah Taala. Sebaliknya pengkhianatan pasti akan mendatangkan ke-tidak berkahan  dan menyebabkan tidak mendapatnya pertolongan dan dukungan dari Allah.

Demikianlah tuntunan Allah SWT dan Rasul-Nya dalam hal berserikat dan kerja sama.