Buka bersama, tradisi Ramadan yang dirindukan

Puasa 05 Apr 2021 Merry Lestari
Pilihan oleh Merry Lestari
Buka bersama, tradisi Ramadan yang dirindukan
Buka bersama, tradisi Ramadan yang dirindukan © Suryo | Dreamstime.com

Ramadan adalah salah satu momen yang sangat dinantikan dan begitu diistimewakan oleh setiap muslim di berbagaai belahan dunia. Berbagai tradisi yang ada di tengah masyarakat muslim menjadi salah satu bentuk betapa umat muslim begitu mengistimewakan momen di bulan ramadan ini.

Salah satu bentuk tradisi yang hampir ada dan dimiliki oleh seluruh masyarakat muslim yaitu tradisi buka bersama. Buka bersama di bulan ramadan menjadi salah satu momen yang ditunggu-tunggu. Karena pada saat buka bersama orang-orang akan berkumpul dalam menyambut waktu berbuka puasa bersama dengan orang-orang terdekatnya.

Namun karena keadaan pandemi global yang tengah kita hadapi pada saat ini, tradisi buka bersama tidak diperbolehkan karena dapat menyebabkan perkumpulan dan berisiko terhadap penyebaran virus yang tengah menyerang kita pad saat ini.

Buka bersama, tradisi Ramadan yang dirindukan

Dalam Islam, berbuka dengan makan bersama sangat dianjurkan karena memiliki banyak manfaat dan berkah. Keberkahan makan bersama-sama ini didukung oleh hadis riwayat Abu Dawud mengenai percakapan Nabi Muhammad SAW dengan para sahabat. Dalam hadis itu di riwayatkan:

Para sahabat bertanya, ‘mengapa makan tidak kenyang?’

Rasulullah SAW pun balik bertanya, ‘Apa kalian makan sendiri-sendiri?’

Para sahabat pun menjawab, ‘Iya’.

Rasulullah SAW lalu menyarankan para sahabat untuk makan bersama, ‘Makanlah kalian bersama-sama dan bacalah bismillah, maka Allah akan memberikan berkah kepada kalian semua.’

Berdasarkan hadis tersebut dapat disimpulkan bahwa Rasulullah SAW juga telah menganjurkan bagi kita untuk makan bersama ketika berbuka puasa.

Bentuk silaturrahim yang sangat baik dilakukan

Tradisi buka puasa bersama juga sebagai bentuk silaturrahim yang sangat baik dilakukan. Selain itu, dengan buka bersama kita juga dapat membentuk rasa kebersamaan dan menjalin komunikasi dengan sesama manusia.

Namun mulai dari tahun 2020 lalu, umat muslim tak dapat melakukan salah satu tradisi Ramadan yang sangat dinantikan tersebut karena adanya wabah virus yang menyerang dunia tersebut.

Adanya kebijakan pemerintah berupa sosial distancing yang harus selalu diterapkan baik selama satu bulan berpuasa hingga  hari raya idul fitri bahkan sampai hari ini, membuat kegiatan bersama keluarga besar yang kerap dilakukan selama bulan puasa ini pun tidak bisa dilakukan.

Keadaan yang masih kita hadapi hingga saat ini membuat banyak orang merindukan berbagai kegiatan bersama yang salah satunya yaitu tradisi buka bersama di bulan suci ramadan.

Terlebih tak lama lagi kita akan kembali bertemu dengan bulan suci tersebut, namun keadaan saat ini yang masih belum sepenuhnya pulih, sehingga menimbulkan dilema dan kerinduan masyarakat akan momen tersebut.