Bulan Rajab telah datang, segera siap-siap untuk Ramadan!

Islam untuk Pemula Asna Marsono
Pilihan oleh Asna Marsono
Bulan Rajab telah datang, segera siap-siap untuk Ramadan!
Bulan Rajab telah datang, segera siap-siap untuk Ramadan! © Thanasak Boonchoong | Dreamstime.com

Rajab adalah bulan ke-7 tahun Arab. Nama lain dari bulan Rajab adalah ‘Ar-Rajab Ar-Murajjab’. Kata Rajab berarti ‘mulia’, ‘berlimpah’, ‘besar’. Dan arti kata Murajjab ialah ‘dihormati’. Artinya, ar-Rajab ar-Murajjab berarti bulan yang mulia dan dihormati.

Bulan Rajab adalah salah satu dari empat bulan yang dihormati. Tiga bulan yang lain adalah Zulkaidah, Zulhijah, dan Muharam. Dalilnya juga terdapat dalam Surah At-Taubah ayat 36, artinya:

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.”

Bulan Rajab memiliki arti khusus dan penting di mata Islam. Menurut Quran dan Sunah, di bawah ini adalah beberapa hikmah dari bulan yang mulia ini dan cara mengamalkannya.

Doa akan cepat dikabulkan di bulan Rajab

Allah Taala menerima doa hamba-hamba-Nya pada hari-hari yang khusus dan malam hari. Imam Syafi’i berkata:

“Dan telah sampai pada kami bahwasanya ada dikatakan: Sesungguhnya doa akan diijabah pada lima malam: Malam Jumat, Malam Idul Adha, Malam Idul Fitri, Malam pertama bulan Rajab dan malam Nishfu Syakban.”

Tidak ada periode khusus atau terjadwal dalam bulan ini

Tidak ada doa khusus, puasa atau tindakan khusus yang diresepkan untuk bulan ini telah diperintahkan oleh syariat Islam. Oleh karena itu, keutamaan dan keberkahan bulan ini tidak dapat mengikuti aturan-aturan khusus.

Agar dapat mencapai keberkahan dan keutamaan bulan Rajab, maka ibadah wajib yang dilakukan pada bulan-bulan lainnya harus dilaksanakan dengan baik. Karena pada bulan-bulan haram, perbuatan baik akan ditambahkan pahalanya dan begitu pula perbuatan buruk akan ditambahkan dosanya oleh Allah SWT.

Jadi, di bulan-bulan mulia, terutama di bulan Rajab, seseorang harus berhati-hati atas perbuatannya. Artinya seseorang harus berupaya untuk menghindari semua dosa, kejahatan, atau kemaksiatan, dan penindasan terbesar yaitu syirik.

Puasa di bulan Rajab

Puasa opsional adalah tindakan yang sangat mulia. Namun, tidak ada keutamaan puasa yang terpisah di bulan ini yang telah disebutkan dalam hadis sahih.

Dalam hal puasa menurut syariat Islam, puasa sunah dapat dilaksanakan pada hari apa pun kecuali hari-hari terlarang. Namun, tidak sunah untuk berpuasa di bulan Rajab hanya dengan berpikir bahwa melakukannya itu sangat berbudi luhur.

Puasa pada tanggal 27 Rajab

Adalah umum di banyak masyarakat bahwa puasa pada tanggal 27 Rajab adalah kebajikan besar. Banyak yang percaya bahwa keutamaan puasa hari ini sama dengan seribu hari puasa.

Namun, tidak ada hadis sahih yang dapat dijadikan panutan (hujjah) tentang hal ini dalam kitab hadis. Ulama Ibnu Al-Jawzi, Hafidz Zahabi,, Abdul Hayy Lucknawi, dan banyak ulama hadis terkemuka lainnya menyebut keutamaan puasa ini tak berdasar.

Tidak ada takhayul di bulan Rajab

Di era pra-Islam, berbagai adat istiadat lazim di kalangan jahiliyah selama bulan Rajab. Mereka menyembelih hewan untuk menyenangkan dewa mereka. Mereka menyebutnya ‘Atira‘.

Rasulullah SAW menghapuskan praktik syirik ini. Baginda menyatakan, “Dalam Islam, tidak ada ketentuan untuk menyembelih anak pertama unta atau kambing untuk tujuan idola, dan tidak ada rezeki untuk ‘Atira’.” Dengan kata lain, tidak ada kebiasaan menyembelih hewan demi kepuasan idola di bulan Rajab.

Persiapan Ramadan

Bulan Rajab dan bulan Syakban adalah persiapan untuk bulan Ramadan. Sejak di bulan Ramadan sesorang diharapkan untuk terus beribadah, seseorang harus mempersiapkan diri dengan sesuai. Iktikaf adalah periode yang sangat penting dalam minggu terakhir Ramadan. Jadi anda harus mempersiapkannya terlebih dahulu.

Dengan bulan Ramadan yang akan datang, banyak pedagang yang menguntungkan akan mulai mencampur produk yang dipalsukan dan menaikkan harga. Ini harus dicegah dari masyarakat.

Melakukan perbuatan asusila ini selama bulan Ramadan adalah perbuatan keji dan penuh kebencian. Adalah lebih berat dosanya jika melanggar hukum pada waktu yang suci. Dalam al-Quran, banyak ayat yang menjelaskan bahwa Allah SWT tidak menyukai orang-orang yang suka berbuat dosa dan melampaui batas.

Oleh karena itu, dari bulan Rajab dan Syakban, seseorang harus mempersiapkan diri untuk Ramadan dengan meningkatkan perbuatan baik seseorang dan tidak berbuat dosa.

Enjoy Ali Huda! Exclusive for your kids.