Deposit kebaikan yang pahalanya selalu mengalir

Islam Komiruddin
Pilihan oleh Komiruddin
Deposit kebaikan yang pahalanya selalu mengalir
Deposit kebaikan yang pahalanya selalu mengalir © - Dreamstime.com

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

 “Apabila seseorang mati, seluruh amalnya akan terputus kecuali tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang manfaat, dan anak saleh yang mendoakannya.”

(Hadis riwayat Muslim no. 1631, Nasai no. 3651, dan yang lainnya)

Deposit kebaikan yang pahalanya selalu mengalir

Hadis di atas menjelaskan tiga sumber kebaikan yang pahalanya selalu mengalir meski pelakunya telah meninggal dunia. Tiga sumber tersebut adalah:

Sedekah jariyah

Sedekah jariyah artinya sedekah yang pahalanya mengalir. Ini berlaku bila seseorang memberikan sesuatu yang manfaatnya dapat dinikmati dalam waktu lama.

Seperti seseorang yang mewakafkan tanah untuk bangunan masjid, madrasah, jalan umum atau kepentingan lainnya. Atau seseorang mewakafkan al-Quran atau buku bacaan, mengalirkan air, membuat sumur bor, membangun jembatan, meratakan jalan.

Termasuk di dalamnya semua yang punya andil atau saham, baik ide, pemikiran, kebijakan, tenaga atau dana. Semua yang terlibat tersebut mendapatkan bagian dari amal jariyah tersebut. Selama tanah atau barang tersebut dimanfaatkan banyak orang, selama itu pahalanya akan mengalir kepada yang memberikan tanah itu walau ia telah meninggal.

Ilmu yang bermanfaat

Ini mencakup ilmu yang berkaitan dengan agama dan ilmu yang berkaitannya dengan dunia. Seperti seseorang yang mengajar membaca al-Quran atau tata cara ibadah yang benar dan ajaran islam berupa akidah, ibadah, akhlak dan adab sopan santun.

Atau seseorang yang mengajarkan ilmu sarana kehidupan, seperti pertanian, pertukangan, menejmen, bisnis dan lain sebagainya, yang dengannya ia dapat mencari rizki sehingga dapat memenuhi tanggung jawabnya sebagai anak atau orang tua.

Termasuk di dalamnya seseorang yang memiliki andil atau saham dalam penyebaran ilmu tersebut. Seperti seseorang yang menyiapkan sarana dan fasilitas, baik berupa ide, kebijakan, tempat ataupun dana.

Contoh seseorang yang ikut andil dan memfasilitasi hadirnya seorang ustadz di suatu majlis ilmu, maka pahalanya seperti pahala yang didapatkan ustadz tersebut. Jika dengan ceramahnya, banyak orang tercerahkan dan mendapat hidayah, maka dia juga mendapat kan pahala sebanyak orang yang tercerahkan dan mendapat hidayah itu.

Anak yang saleh yang mendoakan orang tuanya

Doa anak yang saleh akan menambah pahala dan melapangkan kuburan orang tuanya yang sudah meninggal. Bahkan seluruh kebaikan yang dikerjakannya juga akan mengalirkan pahala kepada kedua orang tuanya.

Allah Ta’ala berfirman:

“Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya.”

(Quran surah an-Najm, 53 ayat 39)

Di antara yang diusahakan oleh manusia adalah anak yang saleh. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Sesungguhnya yang paling baik dari makanan seseorang adalah hasil jerih payahnya sendiri. Dan anak merupakan hasil jerih payah orang tua.”

(Hadis riwayat Abu Daud no. 3528 dan An Nasa-i no. 4451. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadis ini sahih)

Karena hanya tiga sumber ini yang akan terus memenuhi deposit kebaikan kita, maka mengusahakannya dan berlelah untuknya adalah sesuatu yang harus dan prinsip. Tidak ada gunanya meraih kekayaan yang melimpah, jabatan yang tinggi, ilmu yang luas jika tidak ditujukan untuk merealisasikan proyek yang maha agung ini.

Enjoy Ali Huda! Exclusive for your kids.