Doa dan Allah SWT

dreamstime_s_180292266
Setiap doa pasti dibalas © Elmirex2009 | Dreamstime.com

Berdoa merupakan bagian dari ibadah. Salat yang dilakukan sebanyak lima kali dalam sehari isi bacaan-bacaannya adalah doa-doa yang ditujukan kepada Allah SWT. Doa menurut Prof. Quraish Shihab adalah suatu permohonan seorang hamba kepada Tuhan agar mendapat anugerah pemeliharaan dan pertolongan dari-Nya, baik buat si pemohon dan juga pihak lain yang harus lahir dari lubuk hati yan terdalam disertai dengan ketundukan dan pengagungan kepada Allah.

Manfaat berdoa tidak diragukan lagi. Alexis Carrel (1873-1941 M), seorang ahli bedah Prancis  yang meraih dua kali hadiah Nobel, menegaskan bahwa kegunaan doa dapat dibuktikan secara ilmiah sama hal dengan pembuktian pada bidang fisika.  Semua doa yang tulus akan mendapat jawaban dari Allah SWT. Bahkan Iblis pernah memohon kepada Allah untuk minta ditangguhkan sampai hari kiamat. Dan Allah mengabulkan permohonan Iblis (lihat surah al-Hijr, 15:37)

Berdoa sangat penting bagi kehidupan ini terutama bagi orang-orang muslim. Diajarkan dalam kehidupan sehari-hari untuk selalu membaca doa setiap hendak makan, mandi, masuk WC, bepergian, saat hendak tidur dan bangun tidur, dan lain sebagainya. Ini mengajarkan supaya doa menjadi benteng kehidupan bagi setiap muslim.

Tidak ada daya upaya bagi seseorang kecuali pertolongan dan perlindungan Allah SWT.  Terlebih lagi, dalam urusan-urusan yang dirasa besar, impian besar, masalah yang besar, urusan dunia dan akhirat maka harus lebih serius lagi dalam berdoa kepada Allah.

Doa adalah senjata bagi mereka yang beriman. Sebab dengan berdoa orang beriman menjadi kuat, besar hati dan tidak larut dalam kesedihan dan ketakutan. Tidak boleh sama sekali untuk meremehkan berdoa. Jika saja banyak orang megetahui bahwa dengan berdoa bisa menyelesaikan masalah dan mewujudkan impian mereka, maka semua orang akan serius dalam berdoa.

Allah SWT berfirman: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka (jawablah), bahwasanya aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (Surah Al-Baqarah : 186)

Ayat di atas menerangkan bahwa setiap doa akan dikabulkan oleh Allah SWT, tidak akan ada doa yang sia-sia. Namun ketahuilah bahwa dalam pengabulan doa harus diyakini, bahwa Allah memberi apa yang dibutuhkan bukan apa yang diinginkan. Seperti seorang ayah yang diminta anaknya untuk membelikan sesuatu.

Bisa jadi seorang ayah akan memberikan secara langsung apa yang diminta oleh anaknya. Namun di lain waktu, bisa jadi ayah menunda karena belum cukup umur. Seperti, anak kecil usia lima tahun mau minta belikan handphone, maka tentu orang tua akan menolak dengan alasan sayang kepada anaknya.

Atau di lain waktu seorang ayah mengganti permintaan anak dengan sesuatu yang lebih bagus atau lebih cocok untuk sang anak.  Begitupun Allah SWT dalam mengabulkan doa, selalu mengabulkan secara langsung, menunda, atau mengganti dengan yang lebih baik.

Untuk itu, berdoalah setiap hari kepada Allah SWT dengan penuh keyakinan. Allah sangat dekat dengan hamba-Nya, dan mengabulkan semua permintaan hamba-Nya.