Doa-doa untuk menghilangkan rasa gelisah dan frustasi

Doa Asna Marsono
Pilihan oleh Asna Marsono
Doa-doa untuk menghilangkan rasa gelisah dan frustasi
Doa-doa untuk menghilangkan rasa gelisah dan frustasi © Kazım Canberk Sezer | Dreamstime.com

Kecemasan dan frustrasi adalah penyakit dari pikiran manusia. Terkadang penyakit hati ini merembet ke banyak penyakit fisik pada manusia. Dalam kehidupan sehari-hari kita menghadapi banyak masalah yang kemudian menimbulkan kecemasan dan frustrasi.

Nabi Muhammad SAW mengajarkan doa umatnya yang tak terhitung jumlahnya untuk meringankan gejolak mental dan kecemasan ini. Berikut ini adalah beberapa doa yang penting, diserap dari hadis:

1. Doa di saat-saat kecemasan dan kesusahan

Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas r.a bahwa Rasulullah SAW biasa membacakan doa ini di saat-saat kecemasan dan kesusahan.

لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ العَلِيمُ الحَلِيمُ، لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ العَرْشِ العَظِي

 لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ وَرَبُّ الأَرْضِ رَبُّ العَرْشِ الكَرِيمِ

La-ilaha illallah Al-‘Alimul haleem, la-ilaha illallah Rabbul ‘arshil ‘azim, la-ilaha illallah Rabbus Samawati wa Rabbul Ard wa Rabbul ‘arshil karim.

Artinya: “Tiada Tuhan Yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Penyantun. Tiada Tuhan Yang berhak disembah selain Allah Pemilik ‘arsy yang agung. Tiada Tuhan Yang berhak disembah selain Allah pemilik langit, pemilik bumi dan pemilik ‘arsy yang mulia.”

(Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)

2. Doa untuk rasa gelisah atau rasa sakit

Diceritakan Abdullah Ibnu Mas’ud r.a, di dalamnya dikatakan kepada mereka: “Barangsiapa yang mengucap doa ini ketika mereka merasa gelisah atau sakit, maka Allah akan menghapus rasa sakit dan menggantikannya dengan ketenangan hati.” Kemudian ada yang bertanya, “Ya Rasulullah! Haruskah kita mempelajarinya?” Rasul menjawab, “Ya, barangsiapa yang mendengar doa ini harus menghafalkannya.”

اللَّهُمَّ إِنِّي عَبْدُكَ وَابْنُ عَبْدِكَ وَابْنُ أَمَتِكَ نَاصِيَتِي بِيَدِكَ مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ أَوْ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيعَ قَلْبِي وَنُورَ صَدْرِي وَجِلَاءَ حُزْنِي وَذَهَابَ هَمِّي

Allaahumma innii ‘abduka wabnu ‘abdika wabnu amatik, naashiyatii biyadik, maadlin fiyya hukmuk, ‘adlun fiyya qadlaa’uk, as-aluka bikullismin huwa laka, sammaita bihi nafsaka, au anzaltahuu fii kitaabika, au ‘allamtahu ahadan min khalqika, awis ta’tsarta bihii fii ‘ilmil ghaibi ‘indaka, an taj’alal Qur’aana rabii’a qalbii wanuura shadrii wajalaa’a huzni wa dzahaaba hammii

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak hamba laki-laki-Mu, dan anak hamba perempuan-Mu. Ubun-ubunku berada di tangan-Mu. Hukum-Mu berlaku pada diriku. Ketetapan-Mu adil atas diriku. Aku memohon kepada-Mu dengan segala nama yang menjadi milik-Mu, yang Engkau namakan diri-Mu dengannya, atau Engkau turunkan dalam Kitab-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada seorang dari makhluk-Mu, atau yang Engkau rahasiakan dalam ilmu ghaib yang ada di sisi-Mu, agar Engkau jadikan al-Quran sebagai penyejuk hatiku, cahaya bagi dadaku dan pelipur kesedihanku serta pelenyap bagi kegelisahanku.”

(Hadis riwayat Ahmad, 3712)

3. Doa dalam bahaya atau masalah

Diriwayatkan oleh Anas r.a, Rasulullah SAW biasa mengucap doa ini setiap kali ia menghadapi bahaya atau masalah serius.

يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ

Ya Haiyu, Ya Qaiyum, bi-rahmatika astaghith

Artinya: “Wahai Yang Maha Hidup dan Maha Penegak, aku memohon pertolongan.”

(Hadis riwayat Imam An-Nasai, Imam Al-Hakim)

4. Doa untuk kesusahan

Rasulullah SAW bersabda, “Aku tahu adanya doa bahwa jika seseorang dalam kesulitan membacanya, Allah akan menghilangkan bahaya itu darinya. Itulah doa dari saudaraku Yunus a.s.

لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

La-ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minaj-jalimin.

Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sungguh aku adalah termasuk orang-orang yang zalim.”

(Quran surah al-Anbiya’, 21:87)

5. Doa ketika sedang khawatir

Dari Abu Said al-Khudhri r.a: “Maukah aku ajarkan kepadamu sebuah doa yang apabila kau baca maka Allah Taala akan menghilangkan kebingunganmu dan melunasi hutangmu?” Abu Umama menjawab: “Tentu, wahai Rasulullah.” Beliau bersabda, “Jika kau berada di waktu pagi maupun sore hari, bacalah doa”:

للّٰهُمَّ اِنِّى اَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَـمِّ وَالْحَزَنِ وَاَعُوْذُبِكَ مِنَ الْعَجْـِز وَاْلكَسَلِ .وَاَعُوْذُبِكَ مِنَ الْجُـبْنِ وَالْبُخْـلِ وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ غَلَبَتِ الدَّيْنِ وَقَـهْرِ الرِّجَالِ

Allohumma innii a’uudzubika minal hammi wal hazani wa a’uudzubika minal ‘ajzi walkasali, wa a’uudzubika minal jubni wa bukhli, wa a’uudzubika min gholabatid-daini wa qohrirrijaal.

Artinya: “Ya Allah ya Tuhan kami, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu daripada keluh kesah dan dukacita, aku berlindung kepada-Mu dari lemah kemauan dan malas, Aku berlindung kepada-Mu daripada sifat pengecut dan kikir, Aku berlindung kepada-Mu daripada tekanan utang dan kezaliman manusia.”

(Hadis riwayat Abu Dawud, 4/353)

6. Doa untuk mencari lebih banyak permintaan maaf

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْه

Astagfirullah hallazi la-ilaha illa huwal Haiyul Qaiyum, wa atubu ilaihi.

Artinya: “Aku memohon ampunan kepada Allah yang Maha Agung, tiada Tuhan selain Dia yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat pada-Nya.”

Semoga Allah Taala mengabulkan doa-doa kita. Aamin, Ya Robbal ‘Alamin.

Enjoy Ali Huda! Exclusive for your kids.