Faktor-faktor yang menyebabkan rahmat Allah SWT

Islam untuk Pemula 29 Apr 2021 Tholhah Nuhin
Tholhah Nuhin
Faktor-faktor yang menyebabkan rahmat Allah SWT
Faktor-faktor yang menyebabkan rahmat Allah SWT © Distinctiveimages | Dreamstime.com

Artikel ini merupakan kelanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul ‘Penyebab turunnya rahmat Allah SWT‘.

Faktor-faktor yang menyebabkan rahmat Allah SWT

Silaturahmi

Rasulullah SAW bersabda:

“Allah SWT berfirman: Akulah Ar-Rahman (Yang Maha Pemurah), Aku telah menciptakan rahim dan Aku belahkan salah satu nama-Ku buatnya. Maka barang siapa yang menghubungkannya, niscaya Aku berhubungan (dekat) dengannya; dan barang siapa yang memutuskannya, niscaya Aku putus (jauh) darinya.”

(Hadis riwayat Imam Ahmad)

Rekonsilisasi atau saling menghalakan hak yang terzalimi

“Allah merahmati seseorang yang memiliki kezhaliman terhadap saudaranya, entah dalam hal kehormatan atau pun hartanya, maka meminta kehalalannya hari ini. Sebelum datang hari(kiamat) di mana tidak berguna lagi dirham dan dinar. Pada hari kiamat maka bila ia memiliki amal kebaikan, sebagian amal kebaikannya itu diambil sekadar kezaliman yang ia lakukan untuk diserahkan kepada orang yang pernah ia zalimi. Bila ia sudah tidak memiliki sisa amal kebaikan, maka dosa yang dimiliki orang yang pernah ia zalimi di dunia akan dilimpahkan kepadanya.”

(Hadis riwayat Bukhari dari Abu Hurairah r.a.)

Orang toleran

“Allah merahmati seorang yang toleran (mudah) jika menjual, jika membeli dan jika menuntut (terlibat dalam kasus hukum).”

(Hadis riwayat Imam Al-Bukhari)

Suami istri yang bekerja sama melaksanakan Salat Qiyamul lail

“Allah merahmati seorang seorang laki yang bangun malam kemudian salat lalu membangunkan isterinya, apabila isterinya enggan, dia akan memercikkan air ke mukanya, dan Allah akan merahmati seorang isteri yang bangun malam lalu salat, kemudian dia membangunkan suaminya, apabila suaminya enggan, maka isterinya akan memercikkan air ke muka suaminya.”

(Hadis riwayat Abu Daud dan Ahmad)

Orang yang melakukan salat sunnah sebelum Ashar

“Allah merahmati seorang yang salat empat rakaat sebelum salat Ashar.”

(Hadis riwayat Imam Abu Dawud)

Orang tahallul sesudah selesai menunaikan ibadah Haji dan Umrah

Tahallul artinya menghalalkan atau memperbolehkan segala hal yang dilarang selama melakukan ibadah umrah atau haji. Rasulullah SAW bersabda:

“Ya Allah rahmati orang yang mencukur habis rambutnya (karena selesai ibadah haji)” sahabat berkata, “Apakah juga orang yang memangkas rambutnya juga wahai Rasulullah? Beliau berkata, “Juga orang yang memangkas.”

(Hadis riwayat Malik di Al-Muwatho’)

Majlis zikir dan madrasah Al-Quran

“Tidaklah suatu kaum berkumpul di satu rumah Allah, mereka membacakan kitabullah dan mempelajarinya, kecuali turun kepada mereka ketenangan, dan rahmat menyelimuti mereka, para malaikat mengelilingi mereka dan Allah memuji mereka di hadapan makhluk yang ada didekatnya. Barangsiapa yang kurang amalannya, maka nasabnya tidak mengangkatnya.”

(Hadis riwayat Abu Dawud dan yang lain)