Hari Valentine dalam kacamata Islam

Pendidikan Kkartika Sustry
Opini oleh Kkartika Sustry
Hari Valentine dalam kacamata Islam
Hari Valentine dalam kacamata Islam © Milkos | Dreamstime.com

Bulan Februari tepat pada tanggal 14, menurut hitungan Masehi dikenali ramai dengan istilah Valentine’s Day. Hari Valentine bukan tradisi muslim dan tradisi Indonesia, namun perayaan ini banyak diikuti oleh masyarakat di Indonesia. Bahkan, hal yang terjadi diluar syariat Islam yang memaknai cinta dengan pasangan yang belum menikah.

Hari Valentine dalam kacamata Islam

Islam menganjurkan untuk berkasih sayang sesama saudara, sebagaimana Allah Taala memiliki asmaul husna; ar-Rahiim yang bermakna ‘Allah Maha Penyayang’. Seyogyanya sebagai umat Muslim untuk saling berkasih sayang dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Namun tetap dengan aturan yang telah ditetapkan secara syariat.

Berbeda dengan Valentine’s Day yang bukan tradisi muslim. Ada tradisi hasanah yang bisa ditiru dan diikuti dengan tujuan sebuah kebaikan, tetapi bisa juga tradisi tersebut ditimbang dari dampak dan akibatnya yang bisa diterapkan.

Beberapa hal yang mendasar mengenai prinsip Islam dan hukum secara syariat inipula yang mesti ditaati. Umat muslim hendaknya memperhatikan hal-hal demikian agar terhindar dari tradisi yang menjebak pada ritual tertentu, sehingga tanpa disadari telah mengikuti beberapa tradisi nonmuslim.

Demikian pula Islam mengajak agar berhati-hati dalam mengikuti tradisi. Perhatikan hadis Rasulullah SAW ini:

“Dari Abdulllah berkata bahwa Rasulullah saw bersabda: barang siapa yang menyerupakan diri pada suatu kaum, maka dia termasuk golongan mereka.”

(Hadis riwayat Abu Dawud, 4031)

Hari Valentine bukan tradisi Islam

Ada dua poin yang mendasar bahwa Hari Valentine tidak harus dirayakan yaitu: pertama, ia bukan tradisi Islam. Kedua, perayaan tersebut mengandung mudarat karena ia biasanya dirayakan dengan hura-hura, juga pergaulan bebas.

Tidak merayakan Valentine’s Day bukan berarti tidak menerima adanya anjuran berkasih sayang. Bahkan, Islam sangat mengajurkan agar tercipta kedamaian dan kerukunan dalam sesama umat beragama. Hanya saja dengan aturan yang telah ditetapkan.

Namun, kemudaratan terjadi ketika mengikuti perayaan Valentine’s Day karena yang terjadi, para anak muda sering memanfaatkam perayaan ini seperti melakukan hal-hal yang tidak mesti dilakukan. Yaitu seperti mengungkapkan cinta dengan melakukan pergaulan bebas, yang berakibat pada dosa besar.

Memaknai kasih sayang dalam Islam tidak harus di Hari Valentine. Melainkan bisa dilakukan  pada hari-hari lain terkhusus pada keluarga dalam menjaga keharmonisan keluarga.