Hikmah dan amalan wanita ketika haid

Wanita Merry Lestari
Pilihan oleh Merry Lestari
Hikmah dan amalan wanita ketika haid
Hikmah dan amalan wanita ketika haid © Andegraund548 | Dreamstime.com

Setiap wanita pasti akan mengalami haid atau menstruasi, yang mana ketika seorang wanita telah mendapati haid maka artinya ia telah memasuki masa aqil baligh. Haid adalah suatu ketetapan Allah Taala bagi kaum hawa, karena ada hikmah dan rahmat di balik itu semua.

Wanita yang sedang haid berarti sedang berada dalam kondisi yang kotor atau tidak suci, sehingga ia dilarang untuk mengerjakan amalan ibadah seperti sholat, puasa, mengaji, dan lain sebagainya. Namun, meski sedang dalam keadaan haid bukan berarti muslimah tersebut terlepas atau terputus ibadahnya kepada Allah SWT.

Lalu apa saja amalan yang boleh dilakukan wanita yang sedang haid? Simak penjelasan berikut.

Wanita yang sedang haid dalam pandangan Islam

Haid merupakan mekanisme biologis yang terjadi pada tubuh wanita. Keluarnya darah kotor menjadi penghalang bagi kaum hawa untuk melaksanakan ibadah. Bahkan pada zaman dulu, wanita yang sedang haid dianggap sebagai aib, sehingga mereka diusir dari rumah karena dianggap menjijikkan.

Allah Taala-pun telah menjelaskan keadaan terebut di dalam surah al-Baqarah, ayat 222:

“Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah: ‘Haid itu adalah kotoran’. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haid; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang tobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri.”

Karena itu di dalam Islam, wanita yang sedang mengalami haid atau datang bulan, tidak diperbolehkan untuk menjalankan beberapa ibadah seperti salat, berpuasa, menyentuh mushaf atau al-Quran, dan thawaf di Kakbah.

Namun meski demikian bukan berartibahwa ketika wanita muslim yang sedang haid tidak bisa mendapatkan pahalan. Masih ada beberapa amalan yang bisa dilakukan oleh muslimah yang sedang haid agar tetap bisa untuk semakin dekat kepada Allah SWT. dengan melakukan amalan-amalan ini, wanita muslim yang sedang haid tetap menegakkan ibadah dan dekat dengan Sang Pencipta.

Hikmah dan amalan wanita ketika haid

Haid adalah suatu ketetapan Allah SWT bagi kaum wanita, karena ada hikmah dan rahmat di balik itu semua. Meskipun wanita muslim yang sedang haid dilarang melakukan beberapa amalan ibadah utama dalam Islam, namun Allah tetap memberikan jalan lain untuk wanita yang sedang haid agar tetap dapat melakukan hal-hal baik yang berpahala di sisi-Nya.

Ketika seorang wanita muslimah tengah dalam kondisi haid ia dapat melakukan amalan-amalan berpahala yang dibolehkan seperti memperbanyak dzikir dan sedekah, berdoa, bershalawat, mengingat nama Allah Taala dengan membaca Asmaul Husna,  dan lain sebagainya

Selain itu kaum wanita juga harus memahami hikmah-hikmah yang dapat dipetik dari adanya masa haid. Pertama, ketika haid wanita dilatih untuk tidak jijik terhadap cairan mani saat menikah nanti.

Kedua, wanita diajarkan untuk menjadi lebih cekatan. Mengingat waktu haid yang kadang muncul secara tiba-tiba sehingga perlu ditangani secepat mungkin. Dengan begitu, wanita akan menjadi lebih terampil mengurus dirinya.

Pengalaman tersebut juga bisa menambah kemampuan wanita ketika mereka mengurus suami dan anak-anaknya kelak ketika telah berkeluarga. Apalagi saat mereka merawat bayinya yang tentu bersentuhan dengan najis.

Enjoy Ali Huda! Exclusive for your kids.