Hikmah memperingati malam Nuzul Quran

Al-Quran Merry Lestari
Terbaru oleh Merry Lestari
Hikmah memperingati malam Nuzul Quran
Hikmah memperingati malam Nuzul Quran © Alemtma | Dreamstime.com

Bulan Ramadan memang dipenuhi dengan banyak momen yang ditunggu oleh umat Islam. Salah satunya yaitu momen memperingati malam Nuzul Quran atau malam diturunkannya kitab suci Al-Quran.

Malam Nuzul Quran biasanya diperingati pada tanggal 17 Ramadan. Biasanya orang-orang akan berkumpul di masjid atau suatu tempat untuk memperingati peristiwa Nuzul Quran ini.

Memperingati Nuzulul Quran berarti sesungguhnya bersiap kembali menghidupkan Al-Quran dan sunah Rasulullah SAW. Al-Quran harus senantiasa bersama kita, jadikan tiada hari dalam Ramadan dan selepas Ramadan kecuali bersama Al-Quran dan sunah Rasulullah.

Nuzul Quran, waktu wahyu pertama kitab suci Islam

Malam Nuzulul Quran merupakan waktu awal kalinya turun wahyu pertama kitab suci umat Islam. Al-Quran diturunkan secara berangsur-angsur selama 22 tahun 2 bulan 22 hari. Nuzulul Quran jatuh pada tanggal 17 Ramadan.

Peristiwa turunnya Al-Quran tentu menjadi titik awal perubahan bagi umat muslim. Tanpa peristiwa ini, mungkin saja kita saat ini tidak dapat merasakan nikmatnya memeluk Islam.

Dengan mengingat malam Nuzulul Quran, kita akan kembali mensyukuri kehidupan dan nilai-nilai Islam yang telah dipegang. Apalagi, jika kita membacanya setiap hari. Ada keutamaan membaca Al-Quran setiap hari yang bisa didapatkan oleh umat Islam.

Kisah di balik malam Nuzul Quran

Al-Quran diturunkan oleh Allah melalui malaikat Jibril kepada Rasulullah SAW. Peristiwa ini yang sering dikenal dengan nama Nuzulul Quran. Nuzul Quran secara harfiah berarti turunnya Al-Quran adalah istilah yang merujuk kepada peristiwa penting mengenai penurunan wahyu Allah yang pertama kepada nabi dan rasul terakhir, yakni Nabi Muhammad SAW.

Wahyu pertama yang diturunkan kepada Rasulullah SAW, yaitu surah al-Alaq ayat 1-5. Ketika wahyu pertama ini diturunkan, Rasulullah sedang bertahannus (menyendiri) di Gua Hira dan pada saat itu pula, malaikat Jibril datang menyampaikan wahyu tersebut.

Selain itu, pada malam itu terjadi pelantikan dan pengukuhan manusia paling istimewa sebagai pembawa risalah dan penjelas Al-Quran dan semua yang dikehendaki Allah Zat Penguasa kehidupan, yaitu Nabi Muhammad SAW.

Hikmah memperingati malam Nuzul Quran

Dengan memperingati malam Nuzul Quran, ada banyak hal yang bisa kita maknai dari hikmah Nuzulul Quran, yang secara umum bisa digambarkan sebagai berikut:

  1. Dengan memperingati Nuzul Quran ini, kita dapat mengetahui bahwa perjuangan Rasulullah SAW dalam menyampaikan dakwahnya tidaklah mudah. Begitu banyak halangan dan rintangan serta celaan di terima Rasulullah dari kaum kafir Quraisy.
  2. Dengan turunnya Al-Quran, kita juga dapat mengetahui bahwa para sahabat lebih mudah menghafal serta memahami isi Quran,  padahal kebanyakan sahabat pada masa Rasulullah SAW tidak bisa membaca dan menulis.
  3. Diturunkannya Al-Quran kepada Rasulullah SAW secara mutawwatir atau berangsur menjadi pelajaran bagi kita untuk selalu sabar dan harus berhati-hati dalam menghadapi berbagai cobaan. Kita juga harus bertahap dalam memahami berbagai ajaran agama Islam sebagaimana bertahapnya Quran diturunkan.