Ibadah: remaja dan motivasi

Islam 03 Des 2020 Kkartika Sustry
Opini oleh Kkartika Sustry
Ibadah: remaja dan motivasi
Ibadah: remaja dan motivasi © - Dreamstime.com

Artikel ‘Ibadah: remaja dan motivasi’ ini akan menerangkan tentang situasi saat ini, terutama kondisi perkembangan generasi yang sedikit miris. Banyak dari kalangan anak muda remaja yang terjebak pada lingkungan buruk seperti narkoba, pergaulan bebas dan hal-hal yang buruk lainnya.

Padahal harapan orangtua dan bangsa terhadap anak-anak, pemuda dan pemudi agar menjadi generasi penerus yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Islami dan memiliki karakter yang baik.

Ibadah: remaja dan motivasi

Di tengah kondisi saat ini, maka orangtua hendaknya selalu memberikan pengawasan yang ketat terhadap anaknya agar tidak terjerumus pada hal-hal buruk. Salah satu yang menjadi bentuk perhatian terhadap remaja adalah aspek ibadah.

Pada masa remaja ibadah menjadi fondasi penting bagi kebaikan masing-masing. Maka dengan demikian banyak hal yang bisa kita lakukan agar bisa memotivasi para pemuda dan pemudi sehingga bisa menjadi ahli ibadah.

Motivasi itu dorongan seseorang untuk melakukan sesuatu baik dari diri sendiri maupun dari orang lain. Puncak keberhasilan adanya motivasi tersebut menjadikan anak-anak remaja, gadis dan teruna sebagai orang yang taat dan selalu ingin meningkatkan ibadah.

Pada kitab Allah SWT disebutkan bahwa motivasi seseorang dalam beribadah, yaitu:

“Barang siapa bertakwa kepada Allah SWT, maka Dia akan menjadikan jalan keluar baginya, dan memberinya rezeki dari jalan yang tidak ia sangka, dan barang siapa yang bertawakkal kepada Allah maka cukuplah Allah baginya, sesungguhnya Allah melaksanakan kehendak-Nya, Dia telah menjadikan untuk setiap sesuatu kadarnya.”

(Surah at-Thalaq, 2-3)

Ayat di atas sebagai petunjuk sekaligus motivasi bagi remaja muslim untuk melakukan ibadah. Seringkali kita mengeluh dan lalai dalam menjalani kehidupan di dunia sehingga melupakan tujuan kita adalah untuk ibadah dan kembali kepada-Nya. Maka dari itu penting sekali motivasi agar bisa mendapatkan bekal kembali ke Akhirat.

Motivasi dalam ibadah

Banyak hal yang bisa dijadikan motivasi agar bisa mencapai ibadah dengan selalu semangat. Penulis juga mengkategori bahwa motivasi dalam ibadah memiliki urutan hingga sampai pada remaja yang menikmati ibadah, yaitu:

Pertama, beribadah karena rasa takut berdosa. Inilah hal yang ditanamkan agar menjadi pembiasaan ketika kita beribadah kepada Allah SWT, dengan mengetahui apa dampak jika tidak beribadah maka nerakalah tujuan kita.

Kedua, beribadah karena ingin mendapatkan pahala. Tahapan selanjutnya bahwa seseorang yang sudah rutin beribadah insya Allah SWT imannya meningkat sehingga menjadi anak-anak remaja yang mengharapkan pahala dari Allah.

Ketiga, ibadah karena mengharapkan rida Allah SWT. Jika kita sudah beribadah karena imbalan, maka dengan semakin rutin ibadah tentunya akan berubah menjadi mengharapkan rida Allah.

Keempat, beribadah karena cinta kepada Allah SWT. Nah, inilah puncak dari cara kita memotivasi diri untuk beribadah kepada Allah. Jika seseorang sudah mencintai sesuatu maka kita akan melakukan apa yang disukai seseorang dengan harapan semakin dekat dengannya.

Semestinya begitulah kita kepada Allah SWT. Jika kita sudah jatuh cinta kepada-Nya maka apapun yang disukai Allah tentu akan kita lakukan sebagai bentuk ibadah kepada-Nya.