Islam: Agama yang sempurna

Islam untuk Pemula Sanak
Terbaru oleh Sanak
Islam: Agama yang sempurna
Islam: Agama yang sempurna © Anna Eremeeva | Dreamstime.com

Agama Islam dibawa oleh Nabi Muhammad SAW sebagai rahmat bagi seluruh alam. Ajarannya memadukan antara ketaatan dan kecerdasan, spiritual dan intelektual, materi dan rohani, serta aspek ukhrawi dengan duniawi.

Islam telah sempurna dan mencakup segala hal yang dibutuhkan manusia. Dalam Al-Quran, Allah SWT berfirman:

”Pada hari ini telah Kusempurnakan untukmu agamamu dan telah Kucukupkan padamu nikmat-Ku, dan telah Kuridhai Islam itu menjadi agamamu.”

(Quran surah Al-Maidah, 5:3)

Bangunan Islam

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

“Islam dibangun di atas lima perkara: persaksian bahwa tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, pergi haji, dan puasa di bulan Ramadan.”

Kelima perkara itu disebut dengan Rukun Islam. Persaksiaan atau syahadat adalah langkah pertama seseorang dikatakan seorang muslim. Sedangkan empat ibadah lainnya adalah konsekuensi yang wajib dilaksanakan setelah mengucapkan kalimat tersebut.

Rukun Islam mengandung seluruh aspek ibadah, baik ketundukan dan kepatuhan kepada Allah Ta’ala, maupun menjaga hubungan baik dengan sesama manusia.

Cakupan ajaran Islam

Ajaran agama Islam bersifat universal, mencakup segala aspek kehidupan manusia dan alam semesta. Dalam perkara ibadah, seorang muslim diajarkan dari hal-hal yang fundamental seperti tauhid, hingga perbuatan yang mungkin dianggap remeh, contohnya tata cara masuk kamar mandi.

Sedangkan dalam perkara kehidupan dunia, di dalam Al-Quran, setidaknya terdapat 750 ayat yang menerangkan tentang prinsip-prinsip keilmuan dari berbagai cabang disiplin ilmu. Sedangkan Rasulullah SAW dalam sebuah hadis memberikan keleluasan bagi sahabat untuk berinovasi dan berkreasi.

Beberapa penelitian membuktikan bahwa ajaran Islam sangat ilmiah, tidak bertentangan dengan ilmu pengetahuan modern. Justru Islam menjadi referensi dari upaya penemuan-penemuan modern tersebut. Sebut saja, proses penciptaan manusia yang tertera dalam Al-Quran, surah As-Sajadah, ayat 7 hingga 10.

Sayangnya, umat Islam pada saat sekarang masih banyak yang belum mengetahui hal tersebut. Pengajaran sains masih berkiblat ke negara-negara barat karena dianggap yang paling maju teknologinya.

Padahal jika saja saintis muslim mau merujuk kepada al-Quran dan sunah, tidak mustahil Islam akan kembali berjaya seperti abad pertengahan. Semoga saja.

Enjoy Ali Huda! Exclusive for your kids.