Isra Mikraj – pesan penting di bawa Rasulullah SAW

Islam untuk Pemula 11 Mar 2021 Kkartika Sustry
Terbaru oleh Kkartika Sustry
Isra Mikraj - pesan penting di bawa Rasulullah SAW
Isra Mikraj - pesan penting di bawa Rasulullah SAW (foto: Masjid Al-Aqsha) © Zz3701 | Dreamstime.com

Islam mengenal satu hari besar sebagai bentuk kecintaan terhadap Rasulullah SAW yang telah berkorban memperjuangkan Islam. Mayoritas umat Islam bahkan melakukan kegiatan keagamaan dalam memperingati hal tersebut.

Ini dilakukan sebagai pengingat dan refleksi dari perjalanan Rasulullah SAW yang menyampaikan perintah Allah SWT.

Peristiwa Isra Mikraj  pada malam 27 Rajab

Peristiwa penting inipula membawa misi untuk umatnya. Allah Taala memanggil Rasulullah SAW melalui malaikat Jibril a.s. Ketika itu pada malam 27 Rajab terjadilah perjalanan panjang tapi secepat kilat, yang disebut Isra Mikraj (Al-Isra’ wal-Mi’raj atau Perjalanan Malam Hari dan Kenaikan).

Dalam al-Quran surah al-Isra’, ayat 1 dikatakan mengenai peristiwa tersebut. Isra Mikraj merupakan perjalanan Rasulullah SAW dari Masjid al-Haram di Mekkah ke al-Aqsha di Yerussalem.

Kemudian melanjutkan perjalanannya menuju Sidratul Muntaha (sebuah pohon bidara yang menandai akhir dari langit/Surga ke tujuh) untuk menerima wahyu dari Allah SWT. Peristiwa ini terjadi pada tahun 621 Masehi, dua tahun setelah wafatnya Siti Khadijah r.a, istri Rasulullah SAW.

Ketika itu, Rasulullah SAW sedang bermalam di rumah keluarganya Ummi Hani, putri Abu Thalib r.a. Pada malam hari, Rasulullah SAW mengunjungi Kakbah dan tertidur di Hijr Ismail. Maka ketika itulah malaikat Jibril a.s mendatanginya hingga tiga kali dan mengajak sang Nabi pergi. Dengan demikian dimulailah perjalanan Isra Mikraj.

Selama masa perjalanan Rasulullah SAW tersebut, malaikat Jibril a.s mengajaknya menuju pintu masjid. Lalu di sana ada seekor hewan berwarna putih yang disebut Buraq.

Rasulullah SAW dan Malaikat Jibril a.s menunggangi Buraq hingga sampai ke Masjid al-Aqsha, lalu ia bertemu para nabi terdahulu yaitu Nabi Ibrahim a.s, Musa a.s, Isa a.s, dan nabi-nabi lainnya hingga ia sampai ke Sidratul Muhtaha.

Isra Mikraj – pesan penting di bawa Rasulullah SAW

Menurut hadis Nabi, dikatakan bahwa Sidratul Muntaha berakar pada singgasana (Arsy), segala sesuatu yang ada di atasnya merupakan rahasianya Allah SWT. Ketika Rasulullah SAW sampai pada tingkatan tersebut (Sidratul Muntaha) ia menerima wahyu perintah untuk salat.

Saat ini umat Islam wajib melaksanakan perintah salat yang menjadi indikator utama seseorang beriman dengan melaksanakan salat yang benar. Pesan yang dibawa Rasulullah SAW ini pula mestinya dijaga dengan baik oleh umat Islam.

Nilai kekhusyukan seseorang dalam beribadah juga bisa dimulai dengan memperbaiki niat dan salat kita. Besar sekali kontribusi Nabi Muhammad SAW terhadap umatnya, sangking sayangnya Baginda terhadap umatnya perjalanan istimewa ini pula yang dilakukan untuk mendapatkan perintah salat.

Maka sebagai muslim yang baik, melalui hari Isra Mikraj ini pula hendaknya kita senantiasa memperbaiki salat kita yang awalnya masih melaksanakan rutinitas saja. Sekarang cobalah untuk terus meningkatkan keimanan dan memaknai salat dengan benar-benar menghadap pada sang Pencipta.

Umat muslim menandai hari Isra Mikraj juga merupakan ucapan syukur kepada Allah SWT atas nikmat iman yang diberikan kepada para hamba. Demikian itu agar mereka  beriman  dan semata-mata untuk meningkatkan taqwa karena Allah.