Buletin SalamWebToday
Sign up to get weekly SalamWebToday articles!
Mohon maaf, kesalahan terjadi karena alasan:
Dengan berlangganan, anda menyetujui Persyaratan dan Kebijakan Privasi SalamWeb
 Seni Buletin

Jalan ke Surga itu murah

Salat 05 Feb 2021
Pilihan oleh Komiruddin
Jalan ke Surga itu murah
Jalan ke Surga itu murah © Sufi70 | Dreamstime.com

Jalan masuk ke Surga itu murah. Tapi tidak banyak yang mau menempuhnya. Bayangkan, dari seribu orang hanya satu yang sampai surga.

Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadis qudsi:

“Allah berfirman: “Wahai Adam!” maka ia menjawab: “Labbaik wa sa’daik” kemudian Allah berfirman: “Keluarkanlah dari keturunanmu delegasi neraka!”. Maka Adam bertanya: “Ya Rabb, apakah itu delegasi neraka?” Allah berfirman: “Dari setiap 1000 orang 999 di neraka dan hanya 1 orang yang masuk Surga.”

(Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)

Jalan ke Surga itu murah, antaranya salat

Berjalan ke masjid dan salat berjamaah adalah jalan ke Surga. Rasulullah SAW bersabda:

“Berilah kabar gembira bagi orang-orang yg berjalan kaki dalam kegelapan malam menuju masjid-masjid akan mendapat cahaya yang sempurna pada hari kiamat nanti.”

(Shahih at-Targhib)

Untuk hal itu tak ada satupun masjid yang memungut biaya dari orang yang salat di dalamnya. Bahkan ada sebagian masjid yang menyiapkan sarapan pagi untuk mereka yang salat subuh berjamaah.

Salat Subuh berjamaah di masjid, berzikir sampai matahari terbit lalu salat Isyraq dua rakaat adalah jalan ke Surga. Pahalanya seperti mengerjakan haji dan umrah yang sempurna. Untuk kegiatan ini tidak ada pungutan biaya.

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 “Barangsiapa yang salat subuh berjamaah, kemudian dia duduk – dalam riwayat lain: dia menetap di mesjid untuk berzikir kepada Allah sampai matahari terbit, kemudian dia salat dua rakaat, maka dia akan mendapatkan (pahala) seperti pahala haji dan umrah, sempurna sempurna sempurna.“

(Hadis riwayat at-Tirmidzi, 586; dinyatakan hasan oleh at-Tirmidzi dan Syaikh al-Albani dalam ‘Silsilatul ahaditsish shahihah’, 3403)

Apa lagi? Jalan zikir, zakat dan puasa

Berzikir adalah jalan ke surga. Hanya modal ‘komat kamit’ pahala yang besar disediakan dan kesuksesan akan diraih tanpa dipungut biaya sedikitpun. Lihat surah Al-Anfal ayat 45.

Mengeluarkan zakat itu adalah jalan ke Surga. Allah Taala menjanjikan balasan sampai kelipatan 700 kali lipat. Lihat firman Allah dalam surah Al-Baqarah, ayat 261.

Dalam setahun hanya diminta mengeluarkan 2.5 persen dari harta kekayaannya yang wajib dizakati. Jika ia punya uang tunai 100 juta, maka hanya diminta untuk disisihkan 2.5 juta saja. Itu sangat ringan.

Puasa di bulan Ramadan adalah jalan ke Surga. Dengan pahala yang hanya Allah SWT yang tahu betapa besarnya, tidak ada yang pernah dimintai uang untuk puasa.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Barang siapa yang berpuasa Ramadan karena iman dan mengharap pahala dari Allah Taala, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

(Muttafaqun ‘alaih)

Haji juga jalan menuju Surga

Haji juga adalah jalan menuju Surga. Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

 “Dan haji mabrur tidak ada balasan yang pantas baginya selain Surga.”

(Hadis riwayat Bukhari, 1773 dan Muslim, 1349)

Haji, ya haji. Tidak ada yang dipungut biaya. Pernahkah anda melihat ada orang yang masuk masjid ke Masjidil Haram untuk thawaf dimintai uang, atau ketika sa’i, melempar jumrah, wukuf di Arafah dan bermalam di Muzdalifah dan Mina.

Tidak ada satupun dari kegiatan haji tersebut yang dipungut biaya. Kalau tidak percaya, silahkan tanya ke penduduk Mekah dan sekitarnya. Tidak satupun mereka yang dipungut biaya.

Tapi kenapa ada ongkos naik haji? Itu bukan karena hajinya. Itu untuk tiket pesawat, hotel dan akomodasi selama di sana. Hal itu berlaku juga untuk selain haji, seperti kegiatan bisnis atau sekedar kunjungan.

Dan hampir semua amalan yang menghantarkan ke Surga tak ada yang harus mengeluarkan biaya, alias murah. Jadi, jalan menuju surga itu murah, tapi sedikit yang mau menempuhnya.