Jalan mudah menuju Surga!

Acara Roni Haldi Alimi
Pilihan oleh Roni Haldi Alimi
Jalan mudah menuju Surga!
Jalan mudah menuju Surga! © Ammarhood | Dreamstime.com

Semua orang pasti ingin ke Surga. Cita-cita tertinggi semua orang memastikan dirinya ada dalam list penghuni syurga. Namun, apa jalan mudah menuju Surga?

Tersebutlah sebuah kisah, tatkala seorang Badui datang menjumpai Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam. Ketika menghampiri Rasulullah, Badui berkata : “Wahai Rasulullah, Tunjukkanlah kepadaku amalan yang jika aku kerjakan maka aku akan masuk surga.”

Rasulullah SAW menjawab: “Engkau beribadah kepada Allah Azza wa Jalla dan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu, mengerjakan shalat fardhu, membayar zakat yang wajib, dan berpuasa Ramadan.”

Dengan penasaran, sang Badui berkata: “Demi Allah yang mengutus engkau dengan kebenaran, aku tidak akan menambahnya sedikit pun selamanya dan tidak akan menguranginya.

Ketika ia telah pergi, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Siapa yang senang melihat kepada seseorang dari penghuni surga, maka hendaklah ia melihat orang tersebut.”

Ramadan adalah jalannya

Salah satu jalan menuju Surga adalah Ramadan. Ramadan bak ‘paket tahunan’ yang Allah SWT anugerahkan kepada hamba-Nya. Betapa Rahman dan Rahim-Nya Allah begitu mudah membentangkan jalan menuju Surga. Jalur cepat itu bernama Ramadan.

Dzunnun al-Mishri pernah ditanya: “Dengan apakah seorang hamba masuk surga?” Beliau menjawab: “Seorang hamba masuk surga karena lima hal”:

  1. Istiqamah yang tidak pernah hilang
  2. Usaha yang tanpa kenal lelah
  3. Selalu merasakan dalam pengawasan Allah ketika sendiri atau dalam keramaian
  4. Menanti kematian dengan persiapan kematian, taubat dan amal shaleh
  5. Menghisab diri sendiri sebelum dihisab oleh Allah SWT

Agar Ramadan menuntun kita ke Surga

Ramadan adalah peluang berharga tiada bandingan. Beruntunglah orang yang diberikan jatah hidup di bulan Ramadan. Di awal ia bisa hadir dengan tubuh yang sehat, di dalamnya ia isi dengan amal shaleh penuh kebaikan dan diakhirnya ia peroleh fitrah pengampunan terlahir kembali serta menuju surga.

Ketika Ramadan menjelang siapkan bekal ruhiyah, jasadiyah, maaliyah dan tsaqafiyah. Agar Ramadan tak berlalu begitu saja tanpa faedah yang didapat. Berpayah-payahlah dalam ibadah, jadikan istiqamah penguat diri dengan yakin selalu diawasi Allah Taala.

Karena setiap detik dalam bulan Ramadan adalah aset akhirat yang mahal harganya. Tanamkan dalam diri, jikalau Ramadan kali ini adalah Ramadan terakhir yang diberi Allah SWT kepada kita, maka pergunakan kesempatan itu sebaik-baiknya.

Muhasabah diri, bersihkan hati, lakukan amal shalih agar tiada hambatan menuju Surga Allah Taala yang abadi.