Kekuatan mendawamkan selawat

Kekuatan mendawamkan selawat © Aisyaqilumar | Dreamstime.com

Bentuk cinta kepada Allah SWT dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Begitupun ketika kita cinta kepada Rasul-Nya, kita banyak mengikuti sunah-Nya juga dengan sering menyebutnya, lalu bagaimana caranya? banyaklah mengucapkan selawat.

Selawat berasal dari kata ‘Shola’ yang bermakna doa keberkahan, kemuliaan, kesejahteraan, dan ibadah. Sedangkan pendapat para ulama selawat dari Allah SWT adalah pemberian rahmat dan kemuliaan, sementara selawat dari malaikat berarti memohonkan ampunan. Sedangkan selawat dari umat manusia artinya adalah doa agar Baginda (Nabi Muhammad SAW) dilimpahi rahmat dan kemuliaan.

Nah, adapun bacaan selawat sebagai berikut : اللهم صل على سيدنا محمد و على آلمحمد  – artinya ‘Ya Allah, berikanlah rahmat-Mu kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad.’ Ada juga bacaan selawat lainnya seperti selawat Ibrahimiyah yang dibaca ketika tasyahud akhir, selawat Nariyah, selawat Munjiyat, dan selawat Nuril Anwar.

Allah SWT berfirman dalam al-Quran surat al-Ahzab, ayat 56 yang artinya: “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya berselawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, berselawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”

Berselawat jika datang dari Allah SWT berarti pemberian rahmat, dari malaikat berarti memintakan ampunan, dan jika dari orang-orang mukmin berarti berdoa supaya diberi rahmat.

Banyak sekali manfaat ketika kita berselawat:

Dikabulkan doa

Dalam hadis Rasulullah SAW bersabda: “Apabila salah seorang di antara kamu membaca selawat, hendaklah dimulai dengan mengagungkan Allah SWT dan memuji-Nya. Setelah itu, bacalah selawat kepada Nabi, dan setelah itu barulah berdoa dengan doa yang dikehendaki.” (Hadis riwayat Ahmad Abu Dawud dan Tirmidzi)

Dijanjikan pahala berlipat

Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang berselawat kepadaku sekali, maka Allah SWT akan berselawat untuknya sepuluh kali.” (HR Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasa’i)

Diangkat derajatnya

“Barang siapa di antara umatmu yang berselawat kepadamu sekali, maka Allah SWT menuliskan baginya sepuluh kebaikan, menghapuskan dari dirinya sepuluh keburukan, meninggikannya sebanyak sepuluh derajat, mengembalikan kepadanya sepuluh derajat.” (HR Ahmad)

Dikumpulkan di Surga bersama Nabi

Rasulullah SAW bersabda: “Manusia yang paling berhak bersamaku pada hari kiamat ialah yang paling banyak membaca selawat kepadaku.” (HR Tirmidzi)

Mendapatkan syafaat Nabi

Dari Abdullah bin Umar, dia mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Jika kalian mendengar azan, maka ucapkanlah seperti yang diucapkan muadzin, kemudian berselawatlah kepadaku. Sesungguhnya orang yang berselawat kepadaku sekali, maka Allah SWT akan berselawat untuknya sepuluh kali. Lalu, mintalah kepada Allah wasilah untukku karena wasilah adalah sebuah tempat di surga yang tidak akan dikaruniakan, melainkan kepada Apsalah satu hamba Allah. Dan, aku berharap bahwa akulah hamba tersebut. Barang siapa memohon untukku wasilah, maka ia akan meraih syafaat.” (HR Muslim)

Para mailakatpun ikut berselawat kepada Nabi Muhammad SAW, sebagai umatnya hendaklah kita selalu mengagungkan Baginda dengan kalimat puji-pujian dan berselawat. Semakin kita sering berselawat jiwa kita akan tentram dan juga senantiasa mengingat Allah SWT. Banyak sekali manfaatnya bagi kita jika kita mendawamkan selawat bahkan benar-benar menjadi senjata ketika kita sedang kesulitan.