Keluarga Rasulullah SAW – memuliakan keturunan Baginda

Agama Sanak 01-Nov-2020
Madinah, mosquée Prophète Muhammad, masjid an Nabawi
Keluarga Rasulullah SAW - memuliakan keturunan Baginda © Ayman Zaid | Dreamstime.com

Setiap hari kita melaksanakan kewajiban salat fardu lima waktu. Setidaknya lima kali pula kita bershalawat untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarganya. Maka memuliakan keluarga Rasulullah adalah suatu keniscayaan.

Dari beberapa orang istri, Rasulullah SAW memiliki keturunan yang masih ada sampai sekarang. Imam Nawawi rahimahullah mengatakan bahwa Baginda memiliki tiga putra dan empat orang putri.

Tiga putra, empat putri

Qosim r.a

Namanya digunakan sebagai  gelar yang dilekatkan kaum Qurasy untuk Rasulullah yaitu Abu Qasim. Putra pertama dari ibunda Khadijah ini dilahirkan sebelum masa kenabian dan wafat pada usia 20 tahun.

Zainab r.a

Beliau dilahirkan ketika Rasulullah SAW berumur 30 tahun. Suaminya Abul Ash bin Rabi’, putra dari Halah binti Khuwailid, keponakan ibunda Khadijah binti Khuwailid r.a. Zainab dianugerahi dua orang anak yaitu Ali dan Umamah.

Ruqayyah r.a

Putri Rasulullah SAW ini lahir tujuh tahun sebelum kenabian. Bersama suaminya, Sayidina Usman bin Affan r.a, beliau bergabung dengan para sahabat yang hijrah ke Habsyah sehingga digelari Dzat Hijratain.

Ummu Kultsum r.a

Beliau lahir sekitar enam tahun sebelum kenabian. Pernah menikah dengan Utaibah bin Abu Lahab, namun kemudian bercerai karena turunnya surah Al-Lahab. Setelah Ruqayyah r.a wafat, beliau menikah dengan Sayidina Usman bin Affan r.a pada tahun keempat hijrah.

Fatimah r.a

Putri bungsu Rasulullah SAW ini lahir ketika lima tahun sebelum kenabian, bertepatan dengan peristiwa ditunjuknya Muhammad SAW sebagai penengah dalam pemindahan batu Hajar Aswad. Beliau diberi gelar Az-Zahra karena begitu senangnya Rasulullah menyambut kelahiranya. Dalam sebuah hadis, istri Sayidina Ali bin Abi Thalib r.a ini diberi kabar gembira sebagai penghulu wanita-wanita penghuni surga.

Abdullah r.a

Beliau lahir setelah masa kenabian. Sayangnya, pemilik gelar Ath-Thahir ini tidak berumur panjang.

Ibrahim r.a

Beliau dilahirkan di Madinah tahun kedelapan hijrah, kemudian meninggal pada tahun kesepuluh pada saat usianya 17 bulan.

Keturunan Rasulullah SAW hingga sekarang

Semua anak Rasulullah SAW merupakan karunia dari pernikahannya dengan ibunda Khadijah r.a, kecuali Ibrahim r.a, anak dari Mariah Alqibtiyah. Selain Fatimah Azzahra r.a, mereka semua meninggal sebelum Baginda wafat.

Meskipun putra Nabi Muhammad SAW telah meninggal di usia muda, namun dalam sebuah hadis dinyatakan bahwa garis keturunan Baginda tetap bersambung ke anak perempuannya. Sehingga akan tetap kita jumpai keturunan Rasulullah hingga saat sekarang ini.

Di Indonesia sendiri, keturunan Nabi Muhammad SAW tetap lestari. Kita mengenali melalui gelar yang disandingkan pada mereka, di antaranya; Syarif, Syarifah, Sayyid, dan Habib. Semoga shalawat dan salam senantiasa tercurah untuk Rasulullah, istri, anak dan keturunannya.