Kemuliaan guru tingkat dasar

Pendidikan 02 Jan 2021 Kkartika Sustry
Terbaru oleh Kkartika Sustry
Kemuliaan guru tingkat dasar
Kemuliaan guru tingkat dasar © Suryo | Dreamstime.com

Pendidikan tanpa seorang guru hal yang mustahil, komponen proses belajar mengajar yakni ada guru dan ada muridnya, jika salah satu tidak ada maka proses tersebut tidak dapat berlangsung dengan baik.

Ibarat sayur tanpa garam yang terjadi adalah rasa hambar, tanpa adanya garam sayur tidaklah terasa nikmat dimakan.

Kemuliaan guru tingkat dasar

Dunia pendidikan saat ini memang sudah semakin maju, secara tahapan seseorang sebelum mencapai tingkat sarjana haruslah melalui proses awal yakni tingkat dasar Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD).

Pernahkah kita berpikir berapa besar kontribusi guru di tingkat dasar? jarang sekali kita memperhatikan hal ini. Padahal guru pada tingkat dasar inilah yang memiliki peran penting awal kesuksesan kita.

Guru TK maupun SD merupakan tantangan bagi seorang pendidik, karena tidak setiap orang menyukai dunia anak kecil bahkan tidak semua orang mampu mengapresiasi kontribusi para guru tingkat dasar tersebut apalagi jika dilihat dengan kasat mata hanya mengajar sambil bermain dan bernyanyi.

Namun, lebih daripada itu tugas seorang guru tingkat dasar ini mulia sekali, ia memiliki peran penting bukan hanya sebagai pendidik tetapi juga mengabdi kepada orangtua.

Guru dituntut kesabaran penuh menghadapi karakater anak yang bervariasi, kontribusinya sebagai pendidik yang mengajarkan dari zero untuk menjadi seorang hero.

Pahala guru tingkat dasar sangatlah besar

Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya Allah, para malaikat-Nya dan semua makhluk yang ada di langit dan di bumi, sampai semut yang ada di liangnya dan juga ikan besar, semuanya berselawat kepada muallim (orang yang berilmu dan mengajarkanya) yang mengajarkan kebaikan kepada manusia.”

(Hadis riwayat Muslim)

Mulia sekali seorang guru sampai setiap makhluk ikut mendoakan keberkahan dan keselamatan baginya.

Guru pada tingkat dasar ini pula yang menentukan karakter anak dan menanamkan nilai moral yang paling diingat anak. Jika kita salah dalam menyampaikan kebenaran maka akan berpengaruh terhadap perkembangan paradigma anak.

Hal ini tidaklah diketahui banyak orang amanah yang diemban seorang guru pada tingkat dasar ternyata lebih sulit. Pahala seorang guru pada tingkat dasar sangatlah besar.

Kita analogikan saja jika seorang guru mengajarkan cara membaca huruf Hijaiyah dan al-Fatihah. Yang demikian itu akan senantiasa dibaca dalam keseharian anak, dalam aktivitas dan kewajiban menjalankan salat. Maka hal itu menjadi ladang amal jariyah bagi seorang guru.

Bisa juga kita perhatikan kesabaran seorang guru dalam mengajar anak-anak lancar membaca dan menulis. Yang demikian ini sebenarnya sebagai orangtua kedua setelah ayah ibu dalam mengajarkan membaca dan menulis. Hingga menjadikan anak cerdas dan berkarakter baik.

Oleh karena itu, mari kita berterima kasih kepada para guru kita dimulai dari guru tingkat dasar!