Kemuliaan orang sakit

Kehidupan Umri 07-Sep-2020
dreamstime_s_160090547
Kemuliaan orang sakit © Joe Trakul | Dreamstime.com

Sehat merupakan impian setiap orang, tidak ada satupun yang ingin sakit. Namun, tidak bisa dipungkiri jika penyakit mau datang tidak ada yang bisa menahannya. Di tengah puluhan juta orang yang sehat, terdapat juga jutaan orang yang sakit di negara ini. Mungkin keluarga kita, tetangga kita, teman kita, atau orang yang kita kenal. Berbagai macam penyakit bisa kita lihat secara langsung jika sedang berkunjung ke rumah sakit mana saja.

Saat sehat harus bersyukur dan pandai-pandailah menjaga kesehatan. Namun saat sakit bersabarlah! Sebab, selalu ada hikmah di balik setiap masalah. Tahukah anda kemuliaan orang-orang yang sedang sakit, ada empat perkara, yaitu:

Diampuni dosa-dosanya

“Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu kelelahan, atau penyakit, atau kekhawatiran atau kesedihan atau gangguan bahkan duri yang yang melukainya melainkan Allah SWT akan menghapus kesalahan-kesalahannya.” (Hadis riwayat Al-Bukhari, 5642 dan Muslim, 2573)

Pahala terbesar bagi Muslim ialah pengampunan dosa. Barangkali ada banyak dosa yang dilakukan semasa sehat, dosa kecil atau dosa besar. Ada dosa yang belum selesai sebab kurangnya ibadah semasa sehat, salat yang sering lalai, puasa bolong-bolong, zakat/infaq/sedekah yang tidak tertunaikan dengan baik, atau dosa kepada orang yang kita tidak mengetahui dan kita tidak minta maaf sebab ketidaktahuan.

Maka Allah SWT memberikan penyakit supaya segera beristighfar. Ini bentuk kasih sayang Allah kepada manusia yang dikehendaki-Nya. Allah tidak ingin menghukumnya di Akhirat kelak.

Akan diangkat derajatnya  

Seseorang yang ibadahnya bagus namun Allah SWT merindukan derajat yang lebih tinggi untuknya. Misalkan, dalam satu keluarga penghafal al-Qur’an, ibadahnya bagus, amal salehnya bagus, dengan tetangga juga bagus. Secara Hablumminallah (Hubungan dengan Allah) dan Hablumminannaas (Hubungan dengan manusia) semua bagus.

Ternyata orang tuanya sakit keras yang tidak kunjung sembuh. Anaknya sibuk berdoa, berbakti, berobat, berikhtiar dengan penuh kesabaran. Maka hampir bisa dipastikan orang ini atau keluarga ini akan diangkat ke derajat yang lebih tinggi lagi oleh Allah SWT. Istiqamahlah dalam kesabaran!

Disiapkan pahala yang berlipat ganda

Buya Yahya bertutur, orang-orang seperti ini nantinya akan terkejut, sebab di Akhirat kelak akan melihat betapa banyaknya pahala. Kemudian dengan bingung dia akan bertanya: “Wahai Allah SWT, pahala siapa ini? Mengapa banyak sekali?” Lalu Allah menjelaskan: “Inilah pahala sakit yang engkau derita waktu di dunia dulu”. Lalu mereka menjawab: “Kalau tahu sebanyak ini pahala, maka kenapa tidak sakitkan aku saja dari masa kecil hingga ajalku”.

Doanya terkabul

Doa orang yang sakit lebih terkabul dari pada orang yang sehat.  Syekh Ali Jaber selalu minta doa orang yang sakit. Sebab, begitu dekatnya orang yang sakit dengan Allah SWT.

Demikianlah kemuliaan orang yang sakit.  Penyakit yang diderita akan bergelimang pahala ketika seseorang terus berdoa kepada Allah SWT, melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya. Mudah-mudahan semua yang sakit jadi sehat, dan yang sakit diberikan Allah kesabaran terus menerus.