Keutamaan beramal saleh, termasuk kebaikannya

Al-Quran Tholhah Nuhin
Terbaru oleh Tholhah Nuhin
Keutamaan beramal saleh, termasuk kebaikannya
Keutamaan beramal saleh, termasuk kebaikannya © Paulus Rusyanto | Dreamstime.com

Kehidupan adalah lahan untuk beramal. Bukan sekadar beramal saja, tapi harus memenuhi kriteria kesalehan sebuah amal. Yaitu harus dilakukan dengan niat yang baik karena Allah SWT dan sesuai standar yang diajarkan Rasulullah SAW.

Atau bisa disimpulkan bahwa amal yang baik atau yang saleh itu adalah amal yang dicintai dan ridai Allah Taala dan Rasul-Nya.

Keutamaan beramal saleh, termasuk kebaikannya

Keuutamaan beramal saleh adalah sebagai berikut:

Tanda keberuntungan dan kesuksesan (tidak rugi) dunia akhirat

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.”

(Quran surah al-Asr, 103:1-3)

Masuk katagori amal terbaik

“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?”

(Quran surah Fussilat, 41:33)

Melahirkan kehidupan yang penuh berkah dan kebaikan

“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.”

(Quran surah an-Nahl, 16:97)

Derajat yang agung di sisi Allah SWT

“Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.”

(Quran surah at-Taubah, 9:20)

Mendapatkan naungan Allah Taala

Dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu, Nabi Muhammad Shallallahu’alaihiwasallam bersabda:

“Ada tujuh (golongan orang beriman) yang akan mendapat naungan (perlindungan) dari Allah dibawah naunganNya (pada hari qiyamat) yang ketika tidak ada naungan kecuali naunganNya. Yaitu; Pemimpin yang adil, seorang pemuda yang menyibukkan dirinya dengan ‘ibadah kepada Rabnya, seorang laki-laki yang hatinya terpaut dengan masjid, dua orang laki-laki yang saling mencintai karena Allah, keduanya bertemu karena Allah dan berpisah karena Allah, seorang laki-laki yang diajak berbuat maksiat oleh seorang wanita kaya lagi cantik lalu dia berkata, “aku takut kepada Allah”, seorang yang bersedekah dengan menyembunyikannya hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfaqkan oleh tangan kanannya, dan seorang laki-laki yang berdzikir kepada Allah dengan mengasingkan diri sendirian hingga kedua matanya basah karena menangis.”

(Hadis riwayat al-Bukhari, 1334)

Surga Allah SWT menanti

“Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.”

(Quran surah al-Baqarah, 2:82)

 

“(Dan mengutus) seorang Rasul yang membacakan kepadamu ayat-ayat Allah yang menerangkan (bermacam-macam hukum) supaya Dia mengeluarkan orang-orang yang beriman dan beramal saleh dari kegelapan kepada cahaya. Dan barangsiapa beriman kepada Allah dan mengerjakan amal yang saleh niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya Allah memberikan rezeki yang baik kepadanya.”

(Quran surah at-Talaaq, 65:11)

Enjoy Ali Huda! Exclusive for your kids.