Khitan dan anjuran agama

Keluarga 12 Des 2020 Kkartika Sustry
Pilihan oleh Kkartika Sustry
Khitan dan anjuran agama
Khitan dan anjuran agama © Suryo | Dreamstime.com

Khitan merupakan ajaran yang sudah dicontoh pada zaman nabi yang dimulai sejak Nabi Ibrahim as. Dalam bahasa Arab kata khitan merupakan isim mashdar dari kata ‘Khotana’ yang berarti ‘Memotong’.

Secara luas bermakna bahwa khitan yaitu memotong kulit yang menutupi ujung kemaluan dengan tujuan agar bersih dari najis. Khitan merupakan bagian dari bersuci yang bermanfaat bagi kesehatan.

Khitan dan anjuran agama

Rasulullah SAW bersabda yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah:

“Ada lima macam yang termasuk fitrah, yaitu khitan, mencukur rambut yang tumbuh di sekitar kemaluan, menggunting kumis, memotong kuku dan mencabut bulu ketiak.”

(Hadis riwayat Bukhari Muslim, dan Ahmad)

Pada pelaksanaanya hadis tersebut mengarah pada khitan laki-laki, dengan istilah orang Jawa disebut sunnatan. Sementara hukum khitan tersebut para ulama berbeda pendapat antara wajib dan sunah.

Namun, penulis mengambil dalil yang menegaskan bahwa khitan adalah wajib. Imam Syafi’i mengatakan bahwa hukum khitan adalah wajib. Dengan dalil dalam Quran surah an-Nahl, ayat 123:

“Kemudian kami wahyukan kepadamu (Muhammad) ” ikutilah agama Ibrahim seorang yang hanif.”

Pada ayat tersebut bahwa Rasulullah SAW juga dianjurkan untuk mengikuti ajaran Nabi Ibrahim a.s dalam hal berkhitan.

Manfaat khitan bagi kesehatan

Umat Islam ketika akan melaksanakan salat terkhusus laki-laki dan menjadi imam maka yang paling diperhatikan adalah kebersihan dari kotoran dan najis. Di sisi lain bahwa seseorang yang belum dikhitan yakni masih melekat kotoran pada kemaluan yang demikian itu menjadi penghalang kesucian diri.

Khitan juga menjadi bentuk syiar Islam yang merupakan salah satu pembeda bagi laki-laki muslim dan non-muslim. Selain itu bisa dilihat bahwa memotong anggota badan akan berakibat sakit, maka tidaklah diperkenankan kecuali dengan alasan tertentu yaitu kemaslahatan, karena hukuman (qishas), dan demi kewajiban.

Maka pemotongan anggota badan yang disebut khitan ini demi kewajiban. Manfaat khitan bagi kesehatan di antaranya bisa mencegah dari berbagai penyakit kanker atau lebih tepatnya mencegah peradangan kronis yang disebabkan oleh kotoran yang menumpuk pada kulit yang tidak dibersihkan pada kemaluan tersebut.

Maka dari itu, penting memperhatikan anjuran yang agama satu ini sebagai bentuk ketaatan kita terhadap sunah Rasulullah SAW.