Khusyuk dalam salat: Bagaimana cara mendapatkannya?

Salat Asna Marsono
Terbaru oleh Asna Marsono
Khusyuk dalam salat: Bagaimana cara mendapatkannya?
Khusyuk dalam salat: Bagaimana cara mendapatkannya? © Distinctiveimages | Dreamstime.com

Tidak peduli apa yang anda sibukkan, Allah Taala selalu menjaga yang terjadi di antara kita. Di mana pun kita berada, kita selalu dapat memiliki hubungan dengan Allah. Bagaimana ini bisa terjadi?

Ya, tentu saja, hal ini memungkinkan melalui ibadah salat. Namun, jangan juga berpikir bahwa hubungan anda dengan hanya terjalin setelah anda melaksanakan salat.

Khusyuk dalam salat yang akan membuat kita tetap terhubung dengan Allah SWT. Jika hal berharga itu hilang, maka salat kita akan menjadi kurang berarti.

Khusyuk dalam salat: Bagaimana cara mendapatkannya?

Anda mungkin melaksanakan salat setiap harinya namun masih merasa ada jarak dalam komunikasi anda kepada Yang Maha Kuasa. Jadi, apa itu khusyuk dalam salat?

Di antara orang yang sukses adalah orang yang mempertahankan khusyuk dalam salatnya. Allah SWT berfirman dalam al-Quran yang artinya:

“Sungguh beruntung orang-orang yang beriman; (yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam salatnya.”

(Quran surah surah Al-Mukminun, 23: 1-2)

Khusyuk di sini dapat diartikan sebagai kerendahan hati, konsentrasi, kepatuhan kepada Allah Taala, perhatian tanpa gangguan. Semuanya termasuk dalam salat. Berkonsentrasi dalam-dalam adalah bagian penting dari salat.

Khusyuk adalah suatu keadaan di mana kita memasuki tingkat penuh di salat. Sering kali kita secara tidak sengaja mendirikan salat sebagai tindakan atau kebiasaan seperti perbuatan atau kebiasaan lainnya.

Tetapi kita hendaknya memahami arti salat dan menyajikan diri kita sepenuhnya di dalamnya dan pada saat yang sama menikmati koneksi intim dengan Tuhan Yang Mahakuasa.

Karena ketika kita khusyuk dalam salat adalah sebuah keberuntungan besar bagi kita bahwa melalui salat kita dapat berkomunikasi dengan Tuhan pencipta kita! Khusyuk membantu orang yang berdoa untuk menjalin hubungan yang mendalam dengan Allah SWT.

Cara untuk mencapai khusyuk

Berikut ini adalah diskusi singkat tentang beberapa cara untuk mencapai khusyuk di salat:

1. Perhatikan apa yang anda ucapkan di salat

Apabila anda membaca al-Quran dengan tidak benar, perhatikanlah ayat-ayat al-Quran yang dibaca dengan contoh yang benar melalui video-video YouTube atau Aplikasi belajar al-Quran online yang sedang marak. Juga jika bisa, cobalah untuk memahami arti dari bagian yang telah anda baca. Tips ini cukup terkenal di kalangan anak pondok pesantren.

Kita perlu mendapatkan pengetahuan yang tepat tentang tajwid atau hukum bacaan yang dikirimkan kepada kita dalam al-Quran. Kita dapat memperoleh pengetahuan ini dengan memahami arti dari berbagai ayat al-Quran.

2. Pikirkan tentang arti surah al-Fatihah

Untuk memulainya, bacalah Surah al-Fatihah dengan benar. Jika kita dapat membaca Surah al-Fatihah dengan benar dalam doa dan memikirkannya, maka itu sudah cukup untuk mengungkapkan esensi dari salat di hadapan kita.

Kita juga harus sangat sadar, tulus, dan penuh perhatian ketika kita membaca doa-doa dan ayat al-Quran di dalam salat:

“Hanya Engkaulah yang Kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah Kami meminta pertolongan; Tunjukkanlah kami jalan yang lurus,”

(Quran surah al-Fatihah, 1:5-6)

Dalam kehidupan sehari-hari, kita membuat keputusan tentang berbagai hal. Tuhan Yang Mahakuasa, satu-satunya yang memiliki pengetahuan penuh atas segalanya, dapat membantu kita untuk membuat keputusan ini dengan benar.

Oleh karena itu, dalam hubungan pikiran dan jiwa yang mendalam, kita hendaknya dengan tulus berdoa kepada-Nya untuk mendapat pertolongan, agar kita dapat mencapai kesejahteraan dalam perjalanan hidup.

3. Berdoa di dalam salat

Berdoa dalam sujud atau setelah salat. Kedua hal itu adalah komunikasi intim kita dengan Allah SWT, di mana kita dapat menyampaikan keinginan kita kepada-Nya. Dibutuhkan ketulusan untuk menyajikan keinginan kita kepada Allah, di mana kita dapat melangkah ke jalan mencapai kebahagiaan.

Rasulullah SAW berfirman kepada Ibnu Abbas r.a:

“Jagalah Allah, maka engkau akan mendapati-Nya di hadapanmu. Jika engkau memohon (meminta), mohonlah kepada Allah, dan jika engkau meminta pertolongan, mintalah pertolongan kepada Allah.”

(Hadis riwayat Tirmidzi)

4. Bacalah Surah yang berbeda dalam setiap salat

Alih-alih membacakan surah yang sama berulang kali di salat, dirikanlah setiap salat dengan membaca surah yang berbeda. Semakin kita berdoa dengan surah yang berbeda, semakin kita memiliki kesempatan untuk melakukan percakapan baru dengan Tuhan.

Karena sesungguhnya melalui surah-surah inilah Allah Taala dapat menjawab doa-doa yang kita lantunkan. Jadi semakin sering kita menggunakan surah baru dalam salat, komunikasi kita dengan Tuhan terjalin dengan baik di salat.

5. Anggap Tuhan sebagai yang terdekat

Dalam salat, jadikanlah Allah SWT sebagai yang terdekat dengan kita sedekat kita dengan sahabat atau keluarga kita. Bergegaslah untuk salat dengan cara yang sama ketika anda bergegas untuk memberi tahu teman dekat anda tentang hari anda dan masalah anda.

Kita dapat menemukan kedamaian dalam hati dengan mengekspresikan perasaan kita kepada teman-teman terdekat. Dengan cara yang sama, kita dapat memperoleh kedamaian dengan mengekspresikan perasaan dan keinginan kita kepada Allah SWT dengan merasa Allahlah yang terdekat.

Allah Taala berfirman:

“Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka daripada cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.”

(Quran surah al-Baqarah, 2:257)

Maka dirikanlah salat dengan khuyuk sehingga Allah SWT akan menghapus kegelapan dalam hati dan membawa hidayah yang dapat menyelesaikan semua masalah dalam hidup.

Enjoy Ali Huda! Exclusive for your kids.