Konsep Islam dalam menjaga jasmani dan rohani

Menjaga rohani dan jasmani dalam Islam © Rawpixelimages | Dreamstime.com

Islam, agama kita, agama yang sangat kita agungkan, memberikan perhatian yang sangat luar biasa terhadap masalah kesehatan. Dalam Islam, kesehatan adalah unsur penting yang menjadi penunjang utama kita untuk melaksanakan segala aktivitas dan khususnya ibadah kepada Yang Maha Esa, Allah SWT. Secara garis besar, hadirnya agama Islam ini tentunya dengan tujuan, yakni menjaga agama, akal, jiwa, jasmani, keturunan, dan juga harta.

Maka, agar dapat melaksanakan sebagaimana apa yang menjadi tujuan hadirnya Islam, yang memiliki peranan sangat penting di sini adalah kesehatan. Jika kondisi kesehatan kita buruk, tidak menutup kemungkinan kalau kita akan merasakan kesulitan untuk menunaikan kewajiban pokok kita. Di sini, kita dapat menyimpulkan bahwa sesungguhnya kesehatan adalah modal penting untuk mencapai segala tujuan atau goal kehadiran agama kita.

Makna kesehatan dalam Islam

Pada dasarnya, terdapat dua istilah populer dalam islam yang berhubungan dengan kesehatan yang mana keduanya memiliki arti sehat, yakni Al Afiat dan As Shihah. Salah satu ulama berpendapat bahwa As Shihah berarti sebuah bentuk kesehatan lahiriah atau jasmani. Sedangkan Al Afiat berarti kesehatan yang mana meliputi batiniah atau jiwa. Sejak lama, Islam dengan sangat jelas, komplit, dan juga terpadu telah memberikan beragam petunjuk tentang konsep terkait betapa pentingnya kesehatan sehingga kita diharuskan menjaga kesehatan entah itu kesehatan jasmani ataupun kesehatan rohani.

Konsep penjagaan kesehatan jasmani dalam pandangan Islam

Menjaga kesucian atau Thoharoh – Di sini, kita dituntut untuk menjaga kebersihan dan juga kesucian dari berbagai aspek seperti seluruh badan kita, pakaian, makanan, lingkungan, juga tempat tinggal kita. Beberapa ulama mengatakan bahwa dalam perspektif Islam, menjaga kebersihan juga kesucian merupakan bagian dari ibadah, bentuk kewajiban, ta’abbudi, bentuk qurbat, bahkan kunci sebuah ibadah. Nabi SAW sudah sangat jelas mengatakan dalam sabdanya bahwa bersuci merupakan kunci salat.

Menjaga makanan – Dalam Islam, kita selalu ditekankan dan ditunjuk untuk memakan semua bentuk makanan yang halal dan baik. Yang dimaksud baik di sini yaitu baik secara mendapatkannya ataupun secara zatnya. Bahkan Allah SWT pun secara langsung memerintahkan kita dalam firman-Nya untuk mengonsumsi makanan yang baik dan nuga halal. Ini tentunya menunjukkan bahwa Islam sangat berapresiasi terhadap kesehatan, karena kita sendiri pun tahu bahwasanya makanan adalah penentu apakah kita termasuk orang yang sehat atau tidak. Contoh makanan yang baik bahkan halal yang mudah kita dapatkan setiap hari yakni sayuran atau buah-buahan. Bahkan, sayuran dinyatakan memiliki suatu zat yang berfungsi untuk memperkuat daya tahan tubuh juga menghindarkan kita dari berbagai serangan penyakit.

Olahraga – Ternyata, ajaran Islam sangatlah sempurna dan lengkap. Bahkan, Nabi pun sangat menganjurkan umatnya untuk berolahraga seperti berenang, berlari, memanah, bergulat, berkuda, dan lainnya. Jadi, sebagai penganut ajaran Islam, kita memang sudah seharusnya untuk giat berolahraga sesuai apa yang diajarkan. Secara umum, olahraga memiliki tujuan utama yakni menjadikan kita sebagai manusia yang kuat dan sehat. Islam sendiri memandang bahwa setelah iman, sehat merupakan nikmat terbaik yang ke dua. Selain itu, saat melaksanakan ibadah seperti puasa, salat, jihat, haji, dan lainnya, tubuh yang sangat sehat juga kuat benar-benar dibutuhkan. Bahkan, Allah SWT sangat menyukai hamba-Nya yang kuat. Maka, olahraga memang sangat perlu untuk dilakukan setiap hari.

Konsep penjagaan kesehatan rohani dalam pandangan Islam

Memperbanyak ibadah – Artinya, kita dianjurkan untuk melakukan segala yang diperintahkan Allah SWTseperti salat. Jika kita senantiasa menjalankan apa yang Allah perintahkan, batin kita akan damai dan bahagia sebab tidak ada perasaan bersalah karena telah melanggar perintah Allah. Jiwa kita pun akan tenang.

Memperbanyak zikir – Untuk menjaga kesehatan batin kita, kita bisa memperbanyak dzikir apapun kondisi kita, susah ataupun senang. Bahkan, kita bisa berdzikir kapanpun dan dimanapun dengan beragam kondisi tentunya. Artinya, kita tidak akan mengenal tempat dan waktu untuk berdzikir.

Berprasangka baik – Berbaik sangka atau berkhusnudzon merupakan sikap dimana jiwa kita berpikiran positif entah itu ditujukan kepada Allah SWT ataupun manusia. Berkhusnudzon dapat membuat kita hidup damai dan legowo.

Selain konsep di atas, masih banyak yang harus kita lakukan untuk menjaga rohani kita seperti sabar, ikhlas, syukur, jaga hati, dan lainnya. Karena itulah, yuk, mulai sekarang, kita jaga kesehatan jasmani dan juga rohani kita agar kehidupan kita terasa damai dan tentunya bermakna. Jangan sampai penyakit singgah ke jiwa dan raga kita.