Lima cara mengatasi depresi

Kehidupan Bunda Novi 09-Jun-2020
Cara mengatasi depresi © Dragonimages | Dreamstime.com

Depresi sebagai sebuah gangguan kesehatan mental yang ditandai dengan suasana hati yang terus tertekan atau kehilangan minat dalam beraktivitas, menyebabkan penurunan yang signifikan dalam kualitas hidup sehari-hari.

Kemungkinan penyebabnya termasuk ketegangan yang bersumber dari kombinasi kondisi biologis, psikologis, dan sosial. Semakin banyak penelitian yang menunjukkan bahwa faktor ini dapat menyebabkan perubahan dalam fungsi otak, termasuk aktivitas abnormal dari sirkuit saraf tertentu dalam otak.

Apalagi di era disrupsi seperti saat ini, beban pekerjaan, masalah hidup, ditambah maraknya fenomena krisis usia seperempat abad atau ‘quarter life crisis’ bisa menimpa siapa saja terutama kaum muda. Lalu bagaimana Islam menyikapinya?

Dalam Islam diajarkan bagaimana mengatasi depresi untuk umatnya. Berikut lima cara mengatasi depresi dari sudut Islam.

Membaca Al-Quran beserta maknanya

Al-Quran sebagai wahyu yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Di dalamnya terdapat selain sebagai sumber hukum Islam, juga mengandung syifa’ (obat) dari segala macam penyakit termasuk depresi ini. Dengan membiasakan membaca Al-Quran setelah selesai salat dengan rutin ditambah dengan mentadabburi, maknanya insya Allah akan membuat hati dan jiwa penderita depresi akan jauh lebih tenang.

Mendirikan salat malam

Selain melaksanakan salat wajib, salat malam adalah cara efektif untuk mengatasi depresi. Salat malam yang dikerjakan di sepertiga malam ini merupakan waktu efektif bagi penderita depresi untuk berkontemplasi dan berkhalwat (berdua-duan) dengan RabbNya. Muhasabah atas segala persoalan hidup akan mendapatkan solusi dari Allah SWT.

Berkumpul dengan orang-orang saleh

Ibarat seorang penjual minyak wangi kita akan tepercik aroma wanginya, pun jika diibaratkan seorang pandai besi kita akan terpercik bara apinya. Demikianlah barangkali analogi untuk teman-teman kita yang warak akan membawa pengaruh baik terhadap diri kita.

Akan tetapi jika teman-teman kita buruk akan membawa dampak buruk juga terhadap kehidupan kita. Karena itu, memilih teman dan berkumpul dengan orang-orang yang saleh akan memberikan energi positif sehingga akan mempercepat proses penyembuhan depresi.

Membiasakan untuk berpuasa

Berpuasa selain menahan diri dari lapar dan dahaga tersimpan hikmah yang luar biasa yang salah satunya adalah menjadi lebih bersabar dan bersyukur atas segala nikmat yang telah Allah SWT limpahkan kepada kita. Kepekaan orang yang terbiasa berpuasa diyakini meningkat dibandingkan orang yang jarang atau bahkan tidak pernah berpuasa.

Karena itu, dengan membiasakan diri berpuasa akan membuat penderita depresi lebih berhubungan dengan hatinya. Ini akan menjadikan mereka bangkit dari keterpurukan bahwa hidup mereka jauh lebih baik dibanding saudara-saudara sesama muslim di belahan bumi yang lain, yang harus terpaksa berpuasa karena tak ada sedikitpun makanan untuk dikonsumsi.

Senantiasa berzikir

Zikrullah atau mengingat Allah SWT di setiap waktu dan setiap saat juga akan membawa dampak yang luar biasa bagi penderita depresi ini. Zikir yang berasal dari hati akan memberikan efek kepasrahan total atas segala takdir kehidupan yang terjadi pada diri mereka. Dengan berzikir, penderita depresi diharapkan akan memiliki kesadaran untuk senantiasa mengembalikan bahwa setiap peristiwa entah itu ujian atau musibah.

Semua tak lepas dari perancangan induk atau grand design-nya Yang Maha Pencipta yang sudah ditakar sedemikian rupa dan tak akan melampaui batas kemampuan kita sebagai manusia. Maka, berzikirlah karena dengan mengingat Allah SWT, hati menjadi tenang.