Makan berlebihan, bolehkah?

Makanan Merry Lestari
Terbaru oleh Merry Lestari
Makan berlebihan, bolehkah?
Makan berlebihan, bolehkah? © Paulus Rusyanto | Dreamstime.com

Makan merupakan salah satu kebutuhan primer makhluk hidup. Karena setiap yang bernyawa pasti membutuhkan makanan guna memenuhi kebutuhan energi mereka. Apalagi di bulan Syawal ini, kita mempunyai kecenderungan untuk makan banyak.

Dalam Islam, bersikap berlebihan dalam makanan adalah salah satu hal yang tidak dianjurkan oleh syara’, dalam hal ini Allah SWT berfirman yang artinya:

“Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.”

(Quran surah Al-A’raf, Ayat 31)

Larangan makan terlalu kenyang dalam Islam

Islam melarang umatnya untuk makan secara berlebih-lebihan. Nabi Muhammad SAW sendiri telah menganjurkan pada umatnya agar tidak berlebihan dalam makan dan minum.

Baginda Rasulullah SAW menyarankan agar seseorang makan dan minum dalam kadar yang sedikit, cukup makan dengan beberapa suapan dengan kadar yang dapat menegakkan punggungnya. Hal ini seperti yang dijelaskan dalam sebuah hadis:

Tiada tempat yang manusia isi yang lebih buruk ketimbang perut. Cukuplah bagi anak adam memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Namun jika ia harus (melebihinya) maka hendaknya sepertiga perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk bernapas.

(Hadis riwayat Ahmad)

Standar ‘terlalu kenyang’ yang dimaksud adalah makan di atas kadar kelaziman orang kenyang. Yakni sekiranya ketika telah sampai pada kadar tersebut, orang-orang secara umum akan berhenti makan.

Melebihi kadar itu berarti masuk kategori perilaku yang tidak baik, apalagi jika seseorang tersebut sampai memuntahkan makanannya karena terlalu kenyang.

Hikmah larangan makan terlalu kenyang

Pada dasarnya, Islam melarang umatnya makan terlalu kenyang sangatlah banyak. Di antaranya karena makan terlalu kenyang akan sangat berpengaruh dan menyebabkan kerusakan terhadap watak seseorang (mu’dzin lil mizaj).

Makan terlalu banyak juga menghilangkan kecerdasan, menjadikan hati semakin keras, menumpulkan empati kepada orang yang hidup lebih susah, dan membuat malas dalam menjalankan ibadah.

Oleh karena itulah ketika kita makan hingga memuntahkan apa yang kita makan karena terlalu kenyang, baiknya kita menghentikan aktivitas makan tersebut.