Makan sahur bernutrisi di bulan Ramadan

Puasa Asna Marsono
Asna Marsono
Makan sahur bernutrisi di bulan Ramadan
Makan sahur bernutrisi di bulan Ramadan © Odua | Dreamstime.com

Ramadan adalah bulan pengorbanan. Tuhan Yang Mahakuasa telah memberikan setiap bulan dalam setahun di mana kita bebas, sehingga Allah SWT meminta kita untuk satu bulan pengorbanan dan pantangan.

Hal ini sebenarnya untuk keuntungan kita.

Makan sahur bernutrisi di bulan Ramadan

Rasulullah SAW kita tercinta berkhotbah bahwa:

“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.””

(Hadis riwayat Muslim)

Bulan Ramadan adalah bulan di mana kita meningkatkan Ibadah kita untuk berada di dekat Allah SWT. Tapi, apakah kita benar-benar mengikuti cara Allah menginstruksikan kita untuk berbuka puasa? Atau cara kita harus makan sahur?

Sepanjang hari sistem pencernaan kita mendapat waktu untuk sembuh dan bekerja lebih efisien, tetapi di malam hari, kita makan makanan yang digoreng dengan banyak minyak dan makanan manis. Kebiasaan ini pasti membahayakan kesehatan kita.

Kita harus makan makanan sehat dan bergizi untuk menjadikan Ramadan tidak hanya secara rohani tetapi juga bermanfaat secara fisik.

Tips untuk makan sehat di bulan Ramadan

Jangan hindari sahur di bulan Ramadan

Sangat sering, kita menghindari sahur. Atau akhirnya menahan dari sisa makanan dari  Iftaar. Kita harus menghentikan kebiasaan ini. Nabi SAW selalu menyarankan agar kita harus makan sahur untuk tetap kuat puasa seharian.

Diceritakan dari Jabir bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang ingin berpuasa, biarkan dia makan sesuatu untuk sahur.” Sahur yang  sehat memberi kita energi sepanjang hari. Jadi makanlah sahur, karena ada berkah di dalamnya.

Apa yang harus dihindari sebagai sahur?

  1. Hindari sereal sarapan instan. Sereal ini mengandung pemanis buatan yang akan meningkatkan konsumsi gula yang tidak sehat dalam tubuh anda.
  2. Jangan makan sisa makanan dari buka puasa atau Iftaar. Biasanya, kita makan makanan pedas di Iftaar. Jadi, sisa makanan akan tidak sehat untuk sahur. Dengan demikian tubuh anda akan mendingi makanan sepanjang hari.
  3. Hindari jus buah kemasan dan minuman berkarbonasi. Ini menyebabkan sejumlah besar insulin dikresikan ke dalam aliran darah mencoba untuk memompa gula ke sel.
  4. Hindari kue, muffin, roti putih, atau kue kering. Ini terdiri dari gula dan karbohidrat dalam jumlah besar. Ini akan membuat anda merasa cepat kenyang tetapi akan meningkatkan kadar gula anda.

Apa yang harus dimakan sebagai sahur?

  1. Makan telur. Baik itu direbus atau diacak. Mereka dikemas dengan banyak nutrisi. Tambahkan sayuran seperti jamur, tomat, dan rempah-rempah lainnya dengan telur.
  2. Siapkan sahur anda dengan daging. Karena daging adalah sumber nutrisi dan protein yang kaya. Protein membuat anda kenyang sepanjang hari. Gunakan daging di Sandwich, atau disantap dengan nasi.
  3. Sertakan buah-buahan segar seperti buah beri, semangka, alpukat, dan pir bersama dengan kacang-kacangan dalam sahur anda. Anda juga dapat makan yogurt dan susu.
  4. Jika anda menginginkan sesuatu yang hangat untuk sahur, cobalah sayuran yang ringan seperti sayur bayam. Kandungan bergisi dalam sayuran hijau akan memenuhi nutrisi tubuh untuk berpuasa seharian.

Di tengah pandemi dunia ini, tetaplah berjaga diri agar aman dan sehat di bulan Ramadan. Buatlah bulan ini bermanfaat secara jasmani dan rohani.

Enjoy Ali Huda! Exclusive for your kids.