Malam Nisfu Syakban adalah momen malam pengampunan dosa

Acara Umri
Pilihan oleh Umri
Malam Nisfu Syakban adalah momen malam pengampunan dosa
Malam Nisfu Syakban adalah momen malam pengampunan dosa © Harry Sofian | Dreamstime.com

Nama Syakban ialah salah satu nama dari 12 bulan kalender hijriah. Bulan ini berada setelah bulan Rajab dan sebelum bulan Ramadan tiba. Dalam bahasa Arab, ‘Syakban’ berasal dari kata Syi’ab yang artinya ‘jalan di atas gunung’.

Banyak umat Islam kemudian memanfaatkan bulan Syakban sebagai waktu untuk menemukan banyak jalan, demi mencapai kebaikan. Dalam Islam dikenal adanya hari-hari dan bulan-bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. Umpamanya hari Jumat menjadi hari terbaik dalam satu pekan, bulan Ramadan bulan yang dimuliakan, bulan haji dan sebagainya.

Bulan Syakban momen pengampunan dosa

Bulan Syakban merupakan bulan yang dikenal oleh umat Islam, sebab banyak amalan di dalamnya, salah satu di antaranya adalah bulan ini menjadi bulan yang penuh pengampunan dosa.

“Sesungguhnya Allah melihat pada malam pertengahan Syakban. Maka Dia mengampuni semua makhluknya, kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.”

(Hadis riwayat Ibnu Majah dan Ath-Thabrani, dinilai sahih oleh Al-Albani)

Ampunan dari Allah SWT adalah pintu utama untuk mencapai semua kebaikan. Tidak diterima amal seseorang jika ia masih belum bersih diri dan bersih hati. Semisal sebelum salat, umat Islam diperintah untuk suci dari hadas kecil dan hadas besar, maka pintu masuk diterimanya salat adalah suci.

Begitupun dosa adalah bentuk kekotoran diri yang banyak melekat dalam diri manusia, diakui hampir tidak ada manusia yang tidak pernah salah dan tidak memiliki dosa. Setiap manusia pasti memiliki dosa, entah besar ataupun dosa kecil.

Namun tidak semua manusia meminta kepada Allah SWT untuk dihapuskan dosanya. Jikapun minta diampuni, ia tidak sungguh-sungguh kepada Allah. Minta ampun itu harus disertai dengan penuh kesungguhan, supaya pintu ampunan terbuka seluas-luasnya bagi pendosa, menyesali perbuatan salah dan berjanji tidak akan mengulangi lagi.

Bulan Syakban adalah bulan penuh ampunan, semua dosa akan diampuni oleh Allah SWT, insya Allah. Perbanyaklah istighfar, perbanyaklah amal saleh, hidupkan sunah-sunah Rasulullah SAW.

Jauhkan dosa syirik dan jalin silaturahmi

Perlu menjadi perhatian khusus, dalam hadis di atas ada dua ampunan yang tidak diampuni oleh Alllah SWT. Pertama adalah pelaku syirik. Kedua adalah memutuskan tali silaturahmi.

Syirik adalah menduakan Allah Taala, menyembah Allah namun menyembah juga kepada yang lain. Percaya kepada dukun, pohon besar, benda pusaka dan para makhluk untuk minta pertolongan, perlindungan dan kekuatan. Ini sulit diampuni oleh Allah dan hanya ada satu jalan yaitu bertaubatlah dan bertauhid hanya kepada-Nya.

Kemudian kedua adalah memutuskan tali silaturahmi. Hubungan dosa dengan Allah Taala bisa diselesaikan dengan istighfar di malam hari, namun dosa sesama manusia harus bertemu dan minta maaf dengan orang yang bersangkutan.

Berdamailah, minta maaflah jika salah, berikan maaf jika orang yang lain yang salah. Maaf dan memaafkan itu akan menjadikan keduanya sama-sama mulia di hadapan Allah SWT.

“Tidak halal bagi seorang muslim memboikot saudaranya lebih dari tiga hari, sehingga bila bertemu saling memalingkan muka dan terbaik di antara keduanya adalah yang mendahului yang memberi salam”

(Hadis riwayat Bukhari Muslim)

Ramadan akan datang sebentar lagi, segeralah sucikan diri. Bulan Syakban semua dosa akan diampuni, ini menjadi momen terbaik bagi para pendosa untuk kembali ke jalan Allah SWT.