Mari berpuasa Ayyamul Bidh

Sama-sama buka puasa Ayyamul Bidh © Odua | Dreamstime.com

Sejak lama, puasa sunat Senin dan Kamis telah menjadi primadona di kalangan umat Islam. Puasa ini sering dilakukan Rasulullah SAW sebagaimana hadis dari Aisyah r.a: “Rasul biasa menaruh pilihan berpuasa pada hari Senin dan Kamis.” (Hadis riwayat Nasai dan Ibnu Majah)

Berkaitan mengapa dipilih pada kedua hari itu? Rasullullah SAW mengatakan bahwa: “Segala amal dihadapkan pada Allah SWT pada kedua hari tersebut. Rasul senang saat amalnya diserahkan, beliau dalam keadaan berpuasa” (HR. Tirmizi). Puasa ini diyakini mendatangkan pahala, di samping juga sebagai terapi kesehatan.

Akhir-akhir ini, puasa Ayyamul Bidh juga populer di kalangan masyarakat Muslim. Adanya media sosial seperti WhatsApp dan Facebook memudahkan orang-orang untuk menyebarkan pesan kepada sesama tentang tanggal puasa. Puasa ini berlangsung selama 3 hari di pertengahan bulan Hijriyah, yaitu 13, 14, dan 15 setiap bulannya. Saat itu, bulan purnama sedang benderang dengan cahaya sehingga disebut putih.

Bila puasa Senin-Kamis mudah diingat karena setiap kalender mencantumkan dengan jelas nama hari, tidak demikian dengan puasa Ayyamul bidh. Memang, perkara mengingat tanggalan hijriyah tidak semua orang waspada. Bila tidak ada yang mengingatkan, biasanya waktu puasa menjadi kasat mata dan akhirnya terlewatkan.

Untunglah media sosial tadi sangat membantu, bahkan beberapa koran digital secara instens memberikan aba-aba puasa ini setiap bulan, seperti jaringan berita tribunews.com, kompas.com, bahkan tirto.id

Ketertarikan orang Muslim dengan puasa Ayyamul Bidh dimulai dari sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim: “Sungguh, cukup bagimu berpuasa selama 3 hari dalam setiap bulan, sebab kamu akan menerima 10 kali lipat pada setiap kebaikan yang kau lakukan.”

Sebuah hadis riwayat Bukhari lainnya berbunyi: “Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.” Sementara hadis yang diriwayatkan oleh Tarmizi dan Nasa’i berbunyi: “Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, 15 (dari bulan Hijriyah).”

Ada dua faktor yang menggiurkan dari puasa ini. Faktor pertama dari segi pahala. Semua kebaikan yang dilakukan pada saat berpuasa akan dinilai 10 kali lipat. Misalkan membaca al-Quran, salat sunah, sedekah, semuanya akan dilipatgandakan 10 kali dari biasanya.

Kedua, kualitas puasanya sama dengan puasa sepanjang tahun, asal dilakukan setiap bulan secara konsisten. Hal ini sangatlah wajar karena sikap orang berpuasa akan terjaga dari hal-hal buruk. Bila dilakukan setiap bulan, tentu pelaku puasa akan terus meningkatkan kualalitas iman dan takwanya.

Faktor kedua yang menggiurkan dari puasa ini adalah kesehatan. Menurut sebuah penelitian, puasa selama 3 hari setiap bulan ini dapat meregenerasi seluruh sistem kekebalan tubuh, termasuk para lansia. Studi tersebut menyebutkan bahwa puasa dapat merangsang sel untuk menghasilkan sel darah putih yang baru, yang dapat membantu dalam memerangi infeksi apapun. Sebuah tawaran yang menarik bukan?

Nah, apakah anda mau paket kombinasi pahala sekaligus sehat? Lakukan puasa Ayyamul Bidh!