Masuk Neraka itu mahal dan susah?

Filsafat Komiruddin
Opini oleh Komiruddin
Masuk Neraka itu mahal dan susah?
Masuk Neraka itu mahal dan susah? © Andre Perez Retes | Dreamstime.com

Membaca judul di atas, mungkin membuat sebagian kita bertanya-tanya. “kok bisa, ya? Apa enggak salah?”

Sebab sering kita mendengar, yang susah itu jalan ke Surga.  Apa enggak salah?”

Masuk Neraka itu mahal dan susah?

Mari kita perhatikan ilustrasi di bawah ini.

Allah Taala telah memberikan petunjuk pada manusia jalan keselamatan menuju Surga dan jalan kemudharatan menuju Neraka. Jalan menuju neraka itu mahal dan susah tapi banyak yang menyukainya.

Sebut saja mencuri. Seseorang yang berniat mencuri akan menyiapkan berbagai persiapan, dari begadang, mengintai, membawa senjata sampai kepada resiko yang harus ditanggung jika tertangkap, minimal  benjut dan babak belur, syukur tidak mati.

Sejenisnya, adalah korupsi. Untuk bisa korupsi seseorang harus mendapatkan proyek. Untuk mendapatkan proyek harus ada uang  pelicin. Sudah dapat proyek harus berbagi, ada uang pengamanan, uang tutup mulut. Setelah selesai hati selalu gelisah.

Pertanyaannya, murahkah perbuatan ini? Jawabannya, mahal dan susah.

Atau berzina. Berapa uang yang harus disiapkan, dari sewa hotel, uang tutup mulut, tip yang harus dibayar kepada wanita. Kalau dia wanita simpanan, harus menyiapkan uang bulanan, sewa rumah dan lain sebagainya.

Belum lagi resiko jika ketahuan. Mau diletakkan di mana muka ini. Pertanyaannya, Murahkah kelakuan ini? Jawabannya, mahal dan susah.

Semuanya jalan menuju Neraka, semuanya susah

Contoh lain – minuman keras. Minuman keras itu harganya mahal. Tidak ada yang di bawah 20 ribu rupiah, semurah murahnya 30 ribu rupiah, padahal berbahaya. Hal ini tidak bisa dilakukan di tempat sembarangan. Harus milih tempat yang aman. Tempat itu juga harus sewa.

Termasuk dari jenis ini adalah narkoba. Sama-sama bahayanya yaitu merusak akal dan membuat ketagihan. Jika tidak mengkonsumsinya barang sehari badan akan terasa sakau, demam dan tak dapat istirahat.

Harganya? Jangan ditanya. Jika tidak punya uang ia akan membuat pemakai menjadi pengedar. Pertanyaannya, murahkah kenakalan ini? Jawabannya, mahal dan susah.

Atau berjudi. Belum pernah kita mendengar orang berjudi tidak pakai uang. Berjudi tidak pernah membuat orang menjadi kaya. Rata-rata penjudi, hartanya habis dan ludes. Yang kaya menjadi miskin, yang terhormat menjadi hina.

Bukankah ini susah? Belum lagi jika ketahuan aparat. Berapa uang yang harus dikeluarkan untuk urasan ini.

Mencuri, berjudi, main perempuan, ataupun minum minuman keras. Semuanya adalah jalan menuju Neraka dan semuanya susah. Memerlukan biaya yang tidak sedikit, tentu tidak ada yang gratis.

Inilah tiket masuk Neraka. Bukankah tiket masuk neraka mahal dan susah?

Enjoy Ali Huda! Exclusive for your kids.