Melatih anak bersedekah

Jiwa Kkartika Sustry 30-Agu-2020
dreamstime_s_145853970
Melatih anak bersedekah © Tatsiana Hendzel | Dreamstime.com

Anak adalah peniru ulung, baik dari orang tua, keluarga, kerabat, juga lingkungan. Maka sebagai orang tua seyogyanya menjadi contoh yang baik bagi anaknya, salah satunya dengan menanamkan sifat kepedulian dan menjadi penderma, suka berbagi dan bersedekah. Menanamkan sifat secara emosional anak sejak dini dengan banyak cara. Rasulullah SAW selalu memberikan contoh terbaik kepada para sahabat, bahkan kepada wanita yang tidak memiliki kelapangan harta sekalipun.

Dalam sebuah riwayat, Asma’ binti Abu Bakr r.a pernah bertanya: “Wahai Rasulullah SAW, aku tidak memiliki harta kecuali apa yang dimasukkan az-Zubair kepadaku, apakah boleh aku menyedekahkannya?. Rasulullah menjawab: janganlah engkau kumpul-kumpulkan  hartamu dalam wadah dan enggan memberikan infak, niscaya Allah akan menyempitkan rezekimu.” (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)

Sedekah hakikat itu melatih kejujuran terhadap diri sendiri, dalam hadis yang disampaikan oleh Syaikh Ibnu Utsaimin:”Dinamakannya sedekah karena dengan sedekah menunjukkan kejujuran  orang yang memberi. Harta itu disenangi oleh jiwa, apabila engkau menyedekahkan apa yang engkau senangi, maka hal itu sebagai dalil bahwa engkau jujur dan tulus dalam melakukannya.” (Syarah Riyadhus Sholihin, 3/161)

Demikian pula jika kita ingin mengajarkan nilai-nilai Islam kepada anak salah satunya dengan bersedekah. Berikut ini cara untuk melatih anak untuk berbagi dan bersedekah kepada orang lain.

Orang tua menjadi contoh

Satu langkah awal yang harus dilakukan adalah dengan orang tua menjadi contoh. Rasulullah SAW selalu menjadi contoh terbaik bagi keluarganya, maka jadilah orang tua yang menjadi contoh bagi anak-anaknya. Mengajak anak ke acara-acara amal hal ini secara tidak langsung mengajarkan kepada anak untuk berbagi dan peduli kepada orang lain, atau orang tua bisa mengajak anak untuk menemui para korban musibah untuk diberi bantuan.

Berkunjung ke panti sosial

Anak sejatinya kurang efektif jika hanya lewat teori, maka orang tua bisa melakukan dengan secara langsung. Langkah selanjutnya bisa dengan mengajak anak untuk berbagi secara langsung dengan melihat anak seusianya yang kurang beruntung. Ajak anak berkunjung ke panti asuhan tempat anak-anak yaatim atau tidak seberuntung anakmu. Ajarkan kepada mereka untuk berbagi makanan, pakaian juga peralatan lainnya. Hal ini akan menanamkan bagaimana cara berbagi dan peduli terhadap lingkungan dan orang lain sejak usia dini.

Dengarkan edukasi faedah sedekah

Waktu yang paling tepat mengajari anak untuk berbuat kebaikan adalah ketika usia dini. Perdengarkan edukasi tentang faedah sedekah melalui video atau cerita bergambar. Banyak hal yang bisa dilakukan agar anak bisa bersedekah. Ajak anak menyimak cerita seri anak tentang membantu teman dan bersedekah, apa saja manfaat bagi orang yang dibantu juga mengajarkan mendapat pahala kita melakukan hal tersebut.

Berikan bekal lebih ketika pergi

Sedekah tidak hanya dengan materi tapi bisa juga dengan hal lain seperti makanan, pakaian, juga perbuatan. Menumbuhkan rasa empati kepada anak salah satunya dengan mengajarkan anak untuk selalu berbagi sesuatu kepada temannya. Hal ini setidaknya mengajak anak bahwa berbagi itu menyenangkan, dan bermanfaat untuk orang lain. Tidak memfokuskan pada hal hal materi saja, hal ini membantu anak ketika dewas nanti untuk membantu sesama.