Membangun peradaban baru

Alhambra di Granada, Andalusia, Spanyol © Gadzius | Dreamstime.com

Sampai sekarang belum diketahui secara pasti kapankah eksistensi manusia di muka bumi, meskipun beberapa teori ilmiah memperkirakan umurnya telah mencapai satu juta tahun. Pada zaman pra sejarah tersebut, manusia bertahan hidup dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di alam.

Seiring berjalannya waktu, manusia belajar untuk tidak saja mengeksploitasi alam tetapi juga bercocok tanam. Memasuki periode sejarah, penduduk bumi telah memiliki persepsi tentang berbagai fenomena alam yang ada.

Di samping itu, mereka juga telah memproduksi berbagai alat yang membantunya dalam memanfaatkan fenomena yang ada tersebut. Penemuan arkeologi seperti makam-makam kuno, gambar-gambar papyrus, serta relief menegaskan hal ini.

Peradaban dimulai ketika manusia mulai mampu membedakan berbagai daerah di permukaan bumi. Mereka memilih tempat tinggal yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan pangan. Bibir pantai dan pinggiran sungai menjadi tempat yang potensial karena ketersediaan air yang melimpah.

Selanjutnya, apa-apa yang telah mereka ketahui dibukukan untuk menjaga dan mengembangkan ilmu pengetahuan. Sejarah membuktikan bahwa mereka yang memegang dan menumbuh-kembangkan ilmu pengetahuan menjadi pelopor peradaban dunia.

Beberapa referensi menuliskan di antaranya:

Peradaban Mesir Kuno

Bangsa ini membangun salah satu peradaban paling maju di dunia ketika awal melenium kelima Sebelum Masehi (SM). Puncaknya ketika firaun berkuasa pada tahun 3400 SM. Piramida megah yang menjadi salah satu keajaiban dunia menjadi buktinya.

Peradaban Mesopotamia

Bangsa Sumeria yang datang dari daerah beriklim dingin menetap dan membangun kota di antara dua sungai Eufrat dan Tigris ini pada tahun 3000 sebelum masehi. Peradaban mereka mencapai zaman keemasan pada masa Hammurabi yang mampu mengelola pemerintahan dengan baik dan menebarkan pengaruhnya ke berbagai daerah sekitar.

Peradaban Persia

Awalnya mereka adalah suku-suku bangsa yang tercerai berai kemudian membentuk imperium pada tahun 555 Sebelum Masehi (SM). Kekuasaannya meliputi asia kecil hingga yunani sehingga dapat dikatakan bahwa peradaban Persia merupakan akumulasi dari bangsa-bangsa yang ditaklukkannya.

Peradaban India

Kemajuan pemikiran dalam Peradaban India merupakan buah kebijakan dan dukungan Raja Ashoka yang memerintah pada 273-232 SM. Wilayah kekuasaannya mencakup sebagian besar India dan Afganistan.

Peradaban Cina

Rakyat Cina berafiliasi dan lebih didominasi karakter Mongolia. Namun pada tahun 221 SM, Shi Huang Ti mengumumkan dirinya sebagai kaisar pertamaCina dan memerintahkan membangun Tembok Besar untuk membendung ancaman serangan dari Bangsa Mongol. Sekarang Tembok Besar Cina ditetapkan sebagai salah satu keajaiban dunia.

Peradaban Yunani Kuno

Zaman keemasan bangsa ini tak terlepas dari peranan sang penakluk, Alexander Mecedonia. Ilmu pengetahuan mendapat tempat yang istimewa sehingga lahirlah tokoh-tokoh filsafat seperti Herodotus, Socrates, Plato, Aristoteles, Thales, Phytagoras, dan Archimedes.

Peradaban Romawi

Peradaban ini dimulai ketikaJulius Caesar berhasil menguasai Perancis dan Jerman pada tahun 52 SM. Imperium romawi berhasil memperluas kekuasaannya selama abad pertama masehi.

Peradaban Islam

Bagaikan cahaya di atas cahaya, Islam hadir bersama kelahiran Nabi terakhir Muhammad SAW. Tidak bisa dipungkiri bahwa agama ini telah melahirkan ilmuan dan tokoh yang diakui kehebatannya oleh dunia. Tak sebatas keilmuan saja, mereka juga memiliki kepribadian dan spiritualitas yang luar biasa.

Merujuk perkataan Graham E. Fuller, ‘Kalau bukan karena Islam, dunia ini miskin peradaban, kebudayaan, dan Intelektual.’ Mari membangkitkan peradaban Islam bersama SalamWeb yang mencerdaskan.