Membangun rumah impian

Membangun rumah impian © Shams Faraz Amir | Dreamstime.com

Membeli rumah, maka akan mendapatkan rumah. Sesuatu yang lazim di kehidupan dunia karena bisa dilihat dengan mata kepala. Tentu hal serupa juga berlaku bagi orang membangun rumah ibadah, Allah SWT akan memberikan hal serupa di Akhirat sana.

Sebagaimana  perkataan Utsman bin Affan r.a yang  membawakan sabda Nabi Muhammad SAW: “Siapa yang membangun masjid karena Allah SWT, maka Allah akan membangun baginya semisal itu di Surga.” (Hadis riwayat Bukhari, no. 450; Muslim, no. 533)

Imam Nawawi r.a dalam syarah sahih Muslim mengatakan bahwa maksud akan dibangun baginya semisal itu di Surga ada dua tafsiran.

Pertama, Allah SWT akan membangunkan semisal itu dengan bangunan yang disebut rumah. Namun sifatnya dalam hal luasnya dan lainnya, tentu punya keutamaan tersendiri. Bangunan di Surga tentu tidak pernah dilihat oleh mata, tak pernah didengar oleh telinga, dan tak pernah terbetik dalam hati akan indahnya.

Kedua, keutamaan bangunan yang diperoleh di Surga dibanding dengan rumah di Surga lainnya adalah seperti keutamaan masjid di dunia dibanding dengan rumah-rumah di dunia.

Membangun masjid sudah barang tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Inilah ladang pahala bagi mereka yang berpunya. Sedangkan bagi orang yang tidak memiliki kelebihan harta, ada beberapa amalan yang bisa dilakukan supaya mendapatkan juga rumah di Surga.

Dalam hadis sahih disebutkan amalan-amalan tersebut, di antaranya:

  • Membaca doa masuk pasar (HR. Tirmidzi, no. 3428)
  • Membaca surat Al-Ikhlas sepuluh kali dalam sehari (HR. Ahmad, 3: 437)
  • Mengerjakan 12 raka’at salat rawatib dalam sehari (HR. Tirmidzi, no. 414)
  • Menutup celah dalam shaf salat (HR. Al-Muhamili dalam Al-Amali, 2: 36. Disebutkan dalam Ash-Shahihah, no. 1892)
  • Mengucapkan Alhamdulillah dan istirja’ (inna ilaihi wa innaa ilaihi raaji’un) ketika anak kita wafat (HR. Tirmidzi, no. 1021)
  • Mengerjakan salat Duha empat rakaat dan salat sebelum Zuhur empat rakaat (HR. Ath-Thabrani dalam Al-Awsath. Dalam Ash-Shahihah no. 2349, hadis hasan menurut Syaikh Al-Albani)

Selain itu kabar gembira bagi kita yang memeluk agama Islam sebagaimana hadis Nabi Muhammad SAW dari Fadhalah bin ‘Ubaid r.a, ia mendengar Rasulullah bersabda: “Aku menjamin orang yang beriman kepadaku, masuk Islam dan berhijrah dengan sebuah rumah di pinggir Surga, di tengah Surga, dan Surga yang paling tinggi.

Barangsiapa yang melakukan itu, maka ia tidak membiarkan satu pun kebaikan, dan ia lari dari setiap keburukan, ia pun akan meninggal, di mana saja Allah SWT kehendaki untuk meninggal.” (HR. An-Nasa’i, no. 3135. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)

Begitu banyak cara untuk mendapatkan rumah impian di Surga, maka sudah semestinya bagi yang percaya untuk bersegera mengerjakannya.