Membuat konten joget di media sosial ketika Ramadan?

Teknologi Merry Lestari
Merry Lestari
Membuat konten joget di media sosial ketika Ramadan?
Membuat konten joget di media sosial ketika Ramadan? © Media Whalestock | Dreamstime.com

Ramadan merupakan bulan yang suci dan penuh keberkahan. Setiap amalan kebaikan yang kita lakukan pada bulan ini akan mendapatkan ganjaran pahal yang berlipat di sisi Allah SWT.

Pada bulan Ramadan ini, umat muslim yang sedang berpuasa tidak hanya harus menahan diri dari rasa lapar dan haus. Tetapi juga dari hawa nafsu dan hal-hal lain yang dapat mengurangi pahala puasa.

Namun di era modern dan serba digital pada saat ini, kita tentu sudah tak asing. Bahkan mungkin sangat lekat dengan berbagai tontonan yang ada di media sosial.

Hukum berjoget dalam pandangan Islam

Media sosial telah menjadi salah satu hal yang lumrah dan seolah telah melekat erat pada era modernisasi saat ini. Tak hanya sebagai media komunikasi, media sosial juga banyak menyajikan berbagai konten dan hiburan menarik bagi masyarakat.  Salah satunya yang seperti konten joget yang saat ini tengah ramai digemari.

Konten tersebut tak hanya diminati oleh kaum muda saja, bahkan anak-anak dan orang tua pun menyukai konten-konten seperti ini. Bahkan, wanita-wanita muslimah pun turut menjadi bagian dari pembuat.

Dalam Islam, berjoget termasuk ke dalam salah satu perbuatan yang diharamkan, karena berjoget sama halnya dengan melakukan gerakan erotis dan auratnya terbuka, sehingga tindakan tersebut bisa menyebabkan timbulnya nafsu syahwat.

Sehingga kegiatan berjoget, di mana pun tempatnya adalah perbuatan yang haram baik bagi laki-laki dan perempuan. Sebagaimana yang tertera dalam Al Quranm, surah Al-Iqra, ayat 37:

“Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan cara al-marah, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.”

(Quran surah Al-Isra, ayat 37)

Berdasarkan tafsir yang dari Imam Al-Qurthubi, ia menjelaskan bahwa:

“Ayat di atas juga mencela kesombongan. Sedangkan joget itu adalah bentuk jalan dengan ekspresi sangat-sangat senang dan penuh kesombongan.”

(Tafsir Al-Qurthubi, 10/263)

Membuat konten joget di media sosial ketika Ramadan?

Telah kita ketahui bahwa hukum berjoget dalam Islam adalah termasuk perbuatan yang tercela dan diharamkan. Karena perbuatan tersebut dapat mengundang hawa nafsu orang yang melihatnya.

Terlebih jika ada yang melakukan kegiatan tersebut di bulan Ramadan. Maka dapat disimpulkan bahwa yang dilakukannya itu dapat mengurangi pahala puasanya.

Karena sejatinya, bulan Ramadan adakah bulan yang penuh dengan kemuliaan. Karena pada bulan ini umat Islam tengah menjalankan ibadah puasa yang mengharuskan dirinya menahan diri, baik dari rasa lapar, haus, maupun hawa nafsunya.

Untuk itu, sebaiknya kita sebagai umat muslim tidak turut menjadi bagian pembuat konten joget di media sosial tersebut. Terlebih ketika kita sedang berpuasa seperti saat ini.

Enjoy Ali Huda! Exclusive for your kids.