Pendapat 10-Jun-2020

Mencari jejak Angpao Lebaran (2)

Muhammad Walidin
Kolumnis
Mencari jejak Angpao Lebaran (2) © Sukarman _ | Dreamstime.com

Sebagaimana diketahui bahwa Angpao Lebaran telah menjadi istilah jamak di kalangan anak-anak ketika Lebaran. Akan tetapi, istilah Angpao tadi sebenarnya kurang tepat bila dipakai dalam momen Lebaran.

Hal ini sesuai dengan KBBI bahwa angpao memiliki dua arti. Pertama,  bermakna amplop kecil untuk tempat uang sumbangan yang diberikan kepada orang yang punya hajat (perkawinan dan sebagainya) dalam adat Cina. Kedua,  berarti hadiah atau pemberian uang (pada hari Tahun Baru Cina dan sebagainya). Jelasnya, angpao lebih tepat digunakan dalam hari raya besar keturunan Tionghoa.

Oleh karena itu, kita akan mencari alternatif kata Angpao yang sekiranya pas untuk dilekatkan pada momen Lebaran. pencarian akan dimulai dari istilah-istilah dalam tradisi Arab, Islam, Indonesia, dan Melayu. Penelusuran padanan angpao dari bahasa di atas dipandang pas karena dianggap sebagai  akar dari tradisi Lebaran idulfitri.

Secara umum, kata pemberian dalam bahasa Arab adalah  Busyarah, ‘Atha’ Minhah, Hibah. Selain itu, juga terdapat kata untuk pemberian dengan arti khusus, seperti   wasiyat (pemberian wasiat:harta), tabsith (pemberian fasilitas), Salam (pemberian penghormatan), dan ta’ziyah (pemberian makan). Beberapa kata ini nampaknya tidak terlalu cocok untuk disandingkan dengan kata angpao Lebaran.

Ada kata khusus uang mungkin cocok tujuan ini, yaitu kata hadiah dan sinonimnya, yaitu: tuhfah, ja’izah, hadiyyah. Secara khusus hadiah yang diberikan pada saat pesta bernama ‘idiyyah (عيدية). (sumber: Kamus al-Ma’any). Mungkin salah satu istilah dalam bahasa Arab ini cocok untuk padanan angpao Lebaran.

Dalam khazanah Islam, istilah induk pemberian disebut infaq. Infaq secara syariat berarti  mengeluarkan sebagian dari harta atau penghasilan untuk kepentingan yang diperintahkan ajaran Islam. Bentuk infaq ini ada yang wajib seperti zakat fitrah dan harta, juga ada uang sunnah seperti sedekah dan waqaf. Kesemua istilah ini tentu tidak pula pas bila disandingkan dengan angpao Lebaran.

Bahasa Indonesia sendiri juga memiliki banyak padanan kata untuk ‘pemberian’. Kamus sinoninkata.com menyebutkan beberapa kata, seperti sedekah, sumbangan, derma, amal, infak, dan bantuan. Setiap kata tersebut juga telah memiliki arti sendiri sesuai KBBI. Di luar KBBI, terdapat pula istilah THR dan salam tempel.

THR adalah pendapatan non upah yang wajib dibayarkan pengusaha kepada pekerja menjelang hari raya keagamaan di Indonesia. Sementara salam tempel adalah istilah untuk pemberian uang, yang bisa berarti negatif (sogokan) atau positif (hadiah uang). Baik THR maupun salam tempel sering dijadikan istilah untuk angpao Lebaran. Tentu saja kedua istilah ini kurang tepat.

Secara khusus, negara tetangga kita, juga memilki tradisi memberi uang kecil di saat Lebaran. tradisi Malaysia menyebutnya dengan duit raya, sementara Brunei Darussalam mengistilahkannya dengan uang raya.

Dari beberapa istilah di atas, ada beberapa kandidat kata yang mungkin bisa disandingkan dengan kata angpao Lebaran. Menurut saya, empat kata berikut ini adalah yang paling terdekat, yaitu ‘idiyah (bahasa Arab), duit raya (Bahasa Melayu Malaysia), uang raya (bahasa Melayu Brunei), dan angpao itu sendiri (bahasa Indonesia). Keempat kata ini dipilih karena sesuai secara makna dan mudah secara pengucapan.

Tentu saja kosa kata ini harus secara resmi masuk dulu ke dalam KBBI. Penyerapan kata dalam bahasa Indonesia dari unsur asing adalah hal biasa. Sebuah penelitian mengatakan 60% bahasa Indonesia adalah serapan dari bahasa Sansekerta. Sisanya dari bahasa Arab, Inggris, dan bahasa lainnya.

Artikel terkait
Pendapat
Pendapat 25-Jun-2020
Muhammad Walidin
Kolumnis

Terhadap fenomena ini penulis teringat hadis Nabi Muhammad SAW bahwa persaudaraan muslim itu ibarat satu tubuh, bila satu anggota sakit, maka seluruh badan juga turut merasa sakit. Bila pandemi kita anggap sebagai ujian iman, kita harus melipatgandakan potensi rahmah terhadap sesama yang kita coba bangun selama ini.

Terus Terus
Pendapat
Pendapat 18-Jun-2020
Muhammad Walidin
Kolumnis

Namaku Husein. Aku adalah perawat  junior  di sebuah rumah sakit pemerintah di kota besar di Pulau Sumatera. Akhir-akhir ini rasa khawatir mengalir deras dalam fikiranku. Betapa tidak, pekerjaanku cukup beresiko untuk terpapar.

Terus Terus
Pendapat
Pendapat 08-Jun-2020
Muhammad Walidin
Kolumnis

Bila ditelusuri dari sunah Nabi Muhammad SAW dalam menyambut Idul Fitri,  memang ditemukan istilah yang bisa dikaitkan dengan angpao. Diketahui  ada tujuh kebiasaan beliau dalam menyambut hari ini:

Terus Terus
Pendapat
Pendapat 05-Jun-2020
Muhammad Walidin
Kolumnis

Secara konvensi, waktu mudik nusantara ditetapkan menjelang Lebaran Idul Fitri setiap tahunnya. Mudik lebaran telah menjadi agenda sosial tahunan yang masif.

Terus Terus