Mencari kehijauan di Arab Saudi

Lingkungan Hidup 09 Jan 2021 Muhammad Walidin
Pilihan oleh Muhammad Walidin
Mencari kehijauan di Arab Saudi
Mencari kehijauan di Arab Saudi (foto: Al-Abha, Asir) © Ayman Zaid | Dreamstime.com

Tak banyak yang tahu bahwa Saudi Arabia memiliki kawasan hijau nan menyegarkan. Selain Taif dan al-Bahah di  wilayah Hijaz (Barat), beberapa provinsi di bagian Selatan ternyata menyimpan pesona kehijauan, seperti Jazan dan Asir.

Tidak lupa pula bahwa di  bagian Timur, tepatnya di al-Ahsa juga terdapat oasis terbesar dan mengairi ribuan hektar tanah pertanian.

Provinsi Jizan  

Jizan, disebut juga Jazan adalah anugerah bagi Arab Saudi yang memiliki banyak padang gurun. Provinsi ini mempunyai kekayan geografis yang lengkap mulai dari laut, pulau,  lembah, gunung, dan hutan yang lebat.

Lautnya memberi anugerah sebagai kota pelabuhan, sementara gunungnya memberikan kehijauan yang sangat menyejukkan. Jizan berada di perbatasan Arab Saudi dan Yaman, berdekatan dengan provinsi Asir yang juga merupakan sumber kehijauan Kerajaan Arab Saudi.

Mengunjungi Provinsi Jizan adalah sebuah kemewahan bagi warga Arab Saudi bagian utara yang lebih banyak menemui gurun pasir di kesehariannya.

Provinsi Asir, Al-Abha

Adakah sawah dengan terasiring berundak mirip di Ubud, Bali di Arab Saudi? Anda tidak akan percaya bila jawabannya ada. Pergilah ke provinsi Asir; sebuah provinsi di Arab Saudi yang terletak di sebelah barat daya. Asir berbatasan langsung dengan Yaman.

Ibu kotanya adalah al-Abha. Luasnya sekitar 76.963 kilometer persegi dengan jumlah penduduk sekitar 1,9 juta jiwa. Secara geografis, Asir terletak di dataran tinggi sehingga menerima lebih banyak curah hujan dibanding wilayah lain Arab Saudi. Wilayah ini terletak di ketinggian 3.000 meter dari permukaan laut.

Berkunjung ke sini tak ubahnya seperti sedang berada di kawasan Puncak Bogor. Embun dan kabut selalu menyelimuti di kala malam dan pagi hari. Tak heran karena setiap tahun wilayah ini menerima curah hujan 300-500 milimeter.

Tingginya intensitas hujan membuat Asir memiliki vegetasi lebih beragam dibandingkan dengan wilayah lain di Arab Saudi. Kawasan ini banyak dihuni para petani yang menanam gandum dan buah-buahan. Produksi komoditas pertanian Asir semakin meningkat dengan sistem irigasi modern saat ini.

Provinsi Syarqiyah, Al-Ahsa

Ingin memanen padi di Arab Saudi? Pergilah ke al-Ahsa, sebuah wilayah di Timur Arab Saudi. Di samping terdapat sawah, di sana juga merupakan perkebunan 2.5 juta batang kurma dengan kualitas terbaik. Beragam pertanian buah dan sayur juga menjadi andalan pertanian al-Ahsa.

Bagaimanakah al-Ahsa mengairi kawasan 10.000 hektar pertanian ini? Ternyata al-Ahsa menyimpan air di bawah tanahnya. Al-Ahsa berarti ‘suara air di bawah tanah’. Ada sekitar 150 mata air hangat, dingin, dan panas yang mengalir di bawahnya.

Menakjubkan bukan? Sebagai tambahan, al-Ahsa memiliki oasis terbesar di dunia yang diakui UNESCO. Oasis yang berada di padang pasir adalah nikmat yang tiada tara.

Ada banyak tempat yang hijau di Arab Saudi, misal di wilayah Arrif juga terdapat sawah, di Baish Valley terdapat kebun Pisang, di Saddul Binti ada kebun Kurma. Bahkan di al-Ula diadakan festival tahunan buah Kurma.

Jadi, berfikir bahwa Arab Saudi hanya gurun adalah sebuah kesalahan. Ayo kita buktikan!