Mengenal para ummahatul mukminin

dreamstime_s_31432958
Mengenal para ummahatul mukminin © Paulus Rusyanto | Dreamstime.com

Ummahatul mukminin secara bahasa bermakna ‘Ibundanya kaum muslimin’. Merekalah istri-istri Nabi Muhammad SAW di dunia dan pendamping Baginda di Akhirat. Tentu tidak sempurna kecintaan seseorang kepada Rasulullah ketika tidak mengetahui keluarga Baginda yang mulia.

Khadijah binti Khuwailid r.a

Beliau istri pertama dan dinikahi Nabi Muhammad SAW sebelum masa kenabian. Ketika menikah, Rasulullah berusia 25 tahun sedangkan Khadijah r.a berumur 40 tahun. Salah seorang wanita terkaya di Makkah ini begitu besar pengorbanannya dalam menyokong dakwah.

Harta dan jiwa Khadijah r.a korbankan demi membantu risalah sehingga malaikat menyampaikan salam kepadanya. Beliau wafat tiga tahun sebelum hijrah, meninggalkan tiga orang putri kesayangan Rasulullah SAW.

Saudah binti Zam’ah r.a

Beliau dinikahi Nabi Muhammad SAW setelah Khadijah r.a meninggal atas permintaan beberapa sahabat. Saudah r.a adalah salah satu wanita pertama yang berimigrasi ke Habsyah di jalan Allah SWT.

Aisyah binti Abu Bakar Ashshiddiq r.a

Dialah kekasih Nabi SAW. Istri yang paling dicintai dari anak sahabat yang paling dicintai pula. Beliau adalah istri Rasulullah SAW yang paling berilmu dan paham agama.

Hafsah binti Umar bin Khaththab r.a

Pernikahan ini adalah bukti bagaimana Rasulullah SAW menjaga kekerabatan dengan sahabatnya. Meskipun Abu Daud r.a menyebutkan bahwa Baginda pernah menceraikannya kemudian merujuknya kembali, hal itu tidak mengurangi kemuliaannya.

Zainab binti Khuzaimah r.a

Zainab r.a sangat dermawan sehingga dijuluki ‘Ibu orang-orang miskin’. Dinikahi Rasulullah SAW pada tahun ketiga hijrah dan hidup bersama hanya tiga bulan karena meninggal dunia.

Ummu Salamah r.a

Nama aslinya Hindun binti Abi Umayyah r.a. Suaminya syahid dalam Perang Uhud lalu Nabi Muhammad SAW melamarnya. Nama beliau terukir indah pada saat Perjanjian Hudaibiyah karena sarannya diikuti Rasulullah.

Ummu Habibah r.a

Namanya Ramlah binti Abu Sufyan r.a. Suami pertamanya Ubaidillah bin Jahsyin wafat ketika hijrah ke Habsyah. Raja Najashi yang melamar Ummu Habibah untuk Rasulullah SAW.

Juwairiyah binti Al-Harits r.a

Al-Harits, ayah Juwairiyah r.a adalah kepala suku Bani Mustaliq yang memerangi Rasulullah SAW dalam Perang al-Muraisi. Kaum muslimin yang memenangi peperangan tersebut menawan para wanita termasuk Juwairiyah. Baginda menawarkan kebebasan untuk beliau dengan menikahinya.

Shafiyah binti Huyay r.a

Ayah Shafiyah r.a adalah Huyay, kepala suku Bani Nadhir yang awalnya berdomisili di Madinah. Karena melakukan pengkhiatan, mereka diusir kemudian pindah ke Khaibar. Pada saat penaklukan Khaibar, Shafiyah yang menjadi tawanan dibebaskan Nabi Muhammad SAW dengan memperistrinya.

Zainab binti Jahsy r.a

Suami pertamanya Zaid bin Haritsah, anak angkat Rasulullah SAW. Mereka kemudian bercerai karena ketidak cocokan satu sama lain. Pernikahan Nabi SAW dengan Zainab r.a adalah perintah Allah SWT untuk mempertegas kedudukan anak angkat dalam keluarga.

Maimunah binti Al-Harits r.a

Maimunah r.a adalah wanita terakhir yang dinikahi oleh Rasulullah SAW ketika pelaksanaan umrah, setahun setelah perjanjian Hudaibiyah. Beliau wafat di Sarif pada tahun 63 setelah hijrah.

Semoga dengan mengenal para ibunda, kita bisa dipertemukan dengan mereka di Surga Allah SWT.