Mengenalkan al-Quran pada anak sejak dini

Mengenalkan al-Quran pada anak sejak dini © Odua | Dreamstime.com

Usia anak-anak adalah waktu yang tepat untuk pembentukan karakter seseorang, setiap orang tua pasti menginginkan anaknya menjadi yang terbaik, saleh dan salehah juga kebanggaan bagi mereka. Maka penting sekali untuk memulai hal tersebut dengan mengenalkan al-Quran kepada anak-anak.

Rasulullah SAW menganjurkan untuk selalu memberikan pengajaran al-Quran pada usia dini sebagaimana dalam  hadits berikut : siapa yang mengajarkan kepada anaknya akan diampuni dosanya, dan barangsiapa yang mengajarkannya dengan hafalan di luar kepala, maka Allah akan membangkitkannya kelak dinihari kiamat dengan wajah seperti bulan purnama” (Hadis riwayat Thabhrani, Anas)

Mengenalkan al-Quran kepada anak sejak dini juga membantu dalam membentuk nilai-nilai baik. Ibnu Khaldun, seorang sosiolog Muslim mengatakan ” mengajarkan al-Quran kepada anak-anak adalah lambang Islam, ini bertujuan untuk meresapkan iman dan meneguhkan akhlak melalui ayat-ayat sucinya dala hati yang masih kosong dan bersih.

Usia dini memang sangat bagus, ketika memori anak yang masih sangat baik dan dimulai dengan perkataan baik, diperdengarkan ayat-ayat al-Quran maka akan menjadi karakter yang berakhlak, insya Allah.

Al-Quran adalah kitab suci umat Islam yang harus dipelajari. Banyak cara kita mengamalkan al-Quran kepada anak-anak bisa dimulai dari berusia 2-3 bulan dengan mendengarkan audio ayat-ayat al-Quran maka telinganya akan mulai menyerap ayat suci tersebut. Ketika anak mulai usia balita hendaknya orang tua memiliki waktu al-Quran dalam keluarga dengan memperdengarkan bacaan surat pendek di dekat mereka.

Di era kecanggihan tekhnologi saat ini pula, banyak sekali media dalam memperkenalkan al-Quran kepada anak-anak seperti saluran YouTube atau audio Super Hafiz yang sedang berkembang di Indonesia dengan  metode al-Quran digital atau model hafiz boneka yang berbicara atau masih banyak edukasi lainnya.

Usia anak-anak yang dimiliki merupakan kesempatan emas untuk menjadi seorang hafiz Quran. Maka dari itu, kenalkan alasan pentingnya membaca al-Quran dan juga mengamalkan aturan yang ada dalam al-Quran sehingga anak-anak mulai menyukai al-Quran.

Satu hal yang membanggakan saat ini, terkhusus di wilayah Palembang, Sumatera Selatan sudah mulai berkembang rumah Quran dengan orientasi anak-anak bersekolah dasar. Ini merupakan program yang baik sebagai sarana untuk pengembangan al-Quran di usia dini.

Dengan adanya kegiatan seperti ini mengajak para orang tua untuk membumikan al-Quran sejak usia dini. Bahkan apresiasi terhadap anak yang telah menghafal juga banyak sekali seperti perlombaan tilawah, hafalan juga tartil al-Quran.

Orang tua hendaknya mulai mengenalkan al-Quran kepada anaknya dan ajarkan huruf hijaiyah dengan lisanmu sendiri. Jika kita ingin mendapatkan pahala jariyah dari anak sendiri maka jangan berikan kepada guru ngajinya ketika belajar awal melainkan orang tuanya sendiri.

Hal ini agar ada ikatan kuat antara pola belajar anak dengan karakter yang dibentuk pada awal mengaji. Namun jika memang belum menguasai, tentunya menjadi tantangan bagi orang tua untuk selalu memperbaiki diri.