Mengingat Allah SWT dengan asma-Nya

Masyarakat 11 Jan 2021 Kkartika Sustry
Kkartika Sustry
Mengingat Allah SWT dengan asma-Nya
Mengingat Allah SWT dengan asma-Nya © Serdar Başak | Dreamstime.com

Manusia dihadapkan berbagai masalah ujian yang menjadikan hati bergejolak dan terlena dengan kesibukan duniawi, sehingga sering kali manusia hatinya terguncang dan lupa arah menemukan kedamaian.

Maka hal yang paling penting dengan berpegang pada keyakinan dan norma agar tetap berjalan pada tujuan yang benar.

Mengingat Allah SWT dengan asma-Nya

Salah satu hal yang bisa dilakukan dengan selalu meminta petunjuk kepada Allah SWT dan mengingat-Nya dengan selalu menyebut asma-Nya. Allah berfirman dalam Quran, surah al-Ahzab ayat 41:

“Hai orang orang yang beriman berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah zikir yang sebanyak banyaknya.”

Mengingat Allah SWT artinya berzikir dengan senantiasa memuji asma-Nya. Ketika kita melakukan aktivitas dengan selalu mendahulukan Allah juga melafalkan asma-Nya. Bagi kita orang awam berzikir hanya indentik dengan wirid setelah salat fardu.

Padahal lebih dari itu setiap gerak gerik kita bisa senantiasa berzikir, diantaranya dengan menyebut asma-Nya dimulai dari 99 asmaul husna. Hal ini terdengar ringan namun bila ditelaah secara mendalam bahwa dampak dari amalan zikir tersebut membawa berkah bagi hamba-Nya.

Mengingat Allah SWT dengan asma-Nya analoginya habluminnas ketika dua orang teman bersahabat dan senantiasa saling mengingat dalam hal kebaikan tentu akan mempererat hubungan silaturahmi mereka.

Jika hubungan antara keduanya semakin dekat maka tidak sulit untuk meminta bantuan. Apalagi ketika dalam kesulitan atau berbagi kebahagiaan. Terlebih lagi jika seseorang yang telah membantu dalam kesulitan dengan senantiasa menyebut kebaikannya kepada orang lain.

Mengingat Allah SWT bentuk syukur sebagai hamba-Nya

Dan terdengar oleh saudara yang telah menolong kita tentulah akan semakin senang. Begitu juga dengan habluminallah, ketika seorang hamba senantiasa mengingat Allah swt tentunya menambah kecintaan Allah SWT kepada kita, Allah akan semakin senang jika ada hamba-Nya selalu memujinya.

Mengingat Allah SWT dan diingat oleh Allah akan membuat hati seseorang tentram. Senantiasa menyebut nama Allah dengan asma-Nya juga bukan semata-mata melafalkan  dengan lisan.

Melainkan seyogyanya diikuti dengan keyakinan bahwa Allah SWT ialah yang mengawasi segala tindakan kita. Dengan demikian zikir yang kita miliki dawamkan akan menuntun kita untuk selalu berbuat amal saleh dengan pedoman dari al-Quran.

Mengingat Allah SWT dengan asma-Nya sebagai bentuk syukur kita sebagai hamba-Nya dengan  melantunkan kalimat ringan tetapi besar manfaatnya. Allah memiliki nama-nama indah, dengan kita meminta pertolongan kepada-Nya.

Diawali memuji dan menyebut asma-Nya, hal ini memiliki pahala bagi kita. Di antaranya kita meminta pertolongan untuk meminta rezeki dengan menyebut-Nya kalimat Ya Rozzaq, tepat sekali karena sesuai dengan nama indah-Nya.