Menyeru pada kebaikan – dakwah lewat Puisi

Seni 25 Mar 2021 Kkartika Sustry
Terbaru oleh Kkartika Sustry
Menyeru pada kebaikan - dakwah lewat Puisi
Menyeru pada kebaikan - dakwah lewat Puisi © Khwanchai Phanthong | Dreamstime.com

Dunia penulisan yang semakin berkembang seiring dengan kemajuan teknologi saat ini membuat para penulis semakin bersemangat untuk berlomba dalam kebaikan.

Bukan hanya perihal mencoret-coret kertas yang hanya mengungkapkan kegundahan dalam hati. Melainkan menulis juga menyampaikan pesan yang tersirat bagi para pembaca.

Dakwah lewat Puisi

Salah satu karya sastra yang banyak diminati dan dinikmati semua kalangan yaitu puisi. Ya, berawal dari menyukai kata demi kata menjadi motivasi bagi jiwa yang rapuh juga spirit bagi hati yang sedang terluka.

Lewat kata-kata yang indah seorang penulis bisa menyihir para pembaca untuk bangkit kembali dan bangkit dari keterpurukan, ialah manfaat dari puisi. Puisi merupakan salah satu karya seni sastra yang dapat dikaji dan bermacam-macam aspeknya.

Puisi juga struktur yang tersusun dari bermacam-macam unsur dan sarana-sarana kepuitisan (Djoko, 2014:12). Melihat defenisi tersebut, bahwa puisi merupakan rangkaian kata yang tersusun rapi dan indah juga memiliki estetika sehingga bisa menggugah jiwa para pembaca.

Puisi bisa membuat banyak para pembaca terlena dengan karya seorang penyair. Oleh karena itu kegemaran dalam berpuisi ini pula bisa dijadikan lading berdakwah bagi umat muslim. Mengapa demikian?

Tentulah bisa diterjemahkan bahwa seorang muslim yang taat dan memiliki keahlian dalam berpuisi juga hendaknya  mengarahkan apa yang telah ditulisnya untuk menyampaikan pesan-pesan moral kepada orang lain. Artinya melalui puisi seseorang bisa berdakwah dan mengajak orang lain untuk senantiasa berbuat kebaikan.

Memanggil dan menyeru pada kebaikan

Dakwah merupakan berasal dari bahasa Arab yang berarti ‘memanggil atau mengajak’. Dengan isim masdar yang berarti panggilan, berarti berdakwah artinya mengajak orang lain untuk mengerjakan sesuatu dalam hal ini yaitu mengajak umat muslim untuk senantiasa mengerjakan kebaikan dan menjauhi larangan-Nya.

Oleh karena itu lewat berpuisi seseorang bisa meletakkan pesan moral kepada para pembaca, apalagi dengan difasilitasi media sosial saat ini yang memudahkan para penulis untuk menyampaikan pesan singkat tersebut.

Menulislah melalui puisi. Berdakwahlah melalui puisi yang demikian itu menjadi nilai syi’ar bagi umat Islam untuk selalu menyerukan agama Allah Taala. Jika seorang penulis puisi membuat karya puisi dengan padat dan sarat makna, contoh saja menulis tentang ilahiyah maka yang tergambar dalam benak pembaca yaitu tentang keagungan Allah SWT.

Hal ini tentu mengandung pesan moral untuk selalu memuji Allah Taala dan bersyukur atas apa yang telah diberikan untuk umatnya. Bisa juga menceritakan bagaimana perjuangan Rasulullah SAW dengan bahasa yang indah dan nada kerinduan akan perjuangan Baginda.

Hal ini mengajak para pembaca untuk senantiasa mengingat Rasulullah SAW dan mengikuti jejak Baginda dalam berdakwah. Nah, pembaca yang dirahmati Allah SWT, dengan demikian puisi bisa dijadikan lading pahala bagi umat muslim yaitu dengan membuat karya seni yang sarat makna dan menyeru pada kebaikan.