Buletin SalamWebToday
Daftar untuk mendapatkan artikel SalamWeb Today mingguan!
Mohon maaf, kesalahan terjadi karena alasan:
Dengan berlangganan, anda menyetujui Persyaratan dan Kebijakan Privasi SalamWeb
 Seni Buletin

Montir versi Al-Jazari

Teknologi 04 Jan 2021
Kkartika Sustry
Montir versi Al-Jazari ©
Montir versi Al-Jazari © muslimheritage.com

Dunia mekanik yang berkembang saat ini tidak serta merta bisa secanggih sekarang. Tetapi sudah ada cikal bakalnya dari masa pertengahan abad kurang lebih sejarah mencatat pada abad ke-12.

Umat Muslim tidak mengenal lebih jauh tentang satu tokoh ini. Maka dari itu, perlu sekali bagi kita untuk terus menelusuri para tokoh muslim terdahulu sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi yang mereka tularkan dalam bidang ilmu.

Montir versi Ismail Al-Jazari

Ismail al-Jazari ialah tokoh besar mekanik yang berkembang pada pertengahan peradaban Islam tepatnya pada abad ke-12. Ia lahir pada tahun 1136 Masehi di al-Jazira, di daerah antara sungai Tigris dan Eufrat, sementara hidupnya dihabiskan di Diyar Bekir yakni Turki.

Di usia yang masih muda pula Al-Jazari sudah bekerja sebagai ahli teknik untuk Dinasti Bani Artuq penguasa Mesopotamia (Iraq). Di sini ia mendapat gelar prestisius seperti Rais al-A’mal atau gelar yang berarti pemimpin para insinyur.

Al-Jazari juga mampu menulis dan menggambar yang menginspirasi rancangan mesin-mesin saat ini. Keahlian yang ia miliki ini pula tercatat dalam sejarah Islam sebagai ilmuwan muslim pada abad pertengahan Islam.

Pada masa itu, rancangan Al-Jazari yang diketahui yaitu pembuatan jam gajah. Jam gajah tersebut dibuat sebagai alat mengukur waktu dengan menggunakan air, angka Arab dan Phoenix Mesir yang berbentuk gajah. Jam tersebut secara otomatis memanfaatkan tekanan air  yang bisa mengetahui waktu salat.

Kitab teknologi dan mekanik Ma’rifat al-Hiyal al-Handasiyya

Ilmuwan Muslim yang memiliki nama lengkap Ibn Ismail ibn al-Razzaz al-Jazari diperkirakan lahir di Jazira pada tahun 1136. Kemajuan teknologi saat ini pula terus membuat kita bangga dengan adanya ilmuwan Muslim seperti al-Jazari.

Adapun kitab yang terkenal pada dunia sains yaitu Ma’rifat al-Hiyal al-Handasiyya, buku ini mengupas detail bagaimana manfaat peralatan teknik dan mempraktikkannya. Bahkan ia banyak membuat inovasi peralatan teknik yang cenderung praktik bukan sekedar teori yang ditulis.

Ismail al-Jazari menjadi pelopor pembuat robot otomatis pada tahun 1206, Robot humanoid yang terprogram tersebut berbentuk perahu dengan empat sisi mengambang di air. Mekanismenya menggunakan mesin drum terprogram dengan pasak bertemu ruas kecil yang mengoperasikan perkusi.

Dengan kecerdasan yang dimiliki Al-Jazari ini pula membuat banyak rancangan mekanik. Umat muslim hendaknya menelaah bagaimana ketekunan para ilmuwan dalam meningkatkan kualitas diri sehingga mampu bermanfaat bagi orang lain baik untuk masa sekarang maupun yang akan datang.

Bahkan dunia persaingan teknologi saat ini semakin meningkat maka jadilah penerus Al-Jazari dalam mengembangkan keilmuan teknologi dan mekanik.